PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Tampilkan postingan dengan label #IndonesiaTanpaJIL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #IndonesiaTanpaJIL. Tampilkan semua postingan

AYO HAPUS PROSTITUSI DI INDONESIA

Mayoritas perempuan yg terlibat prostitusi mengalami PTSD (Post Traumatic Syndrome Disorder) atau Stress Pasca Trauma. GangguanJiwa

Penelitian menyebutkan bahwa INDIKATOR gangguan mental yg muncul pada prostitusi menyerupai bentuk-bentuk gangguan pada KEKERASAN SEKSUAL!
Indikator gangguan mental pada kekerasan seksual yang juga terdapat pada perempuan pelaku prostitusi, seperti...

Pelaku prostitusi ~ Korban kekerasan seksual.
Mengalami kesulitan untuk menjadi intim dengan orang lain.
Indikator

Selain itu pelaku prostitusi atau korban kekerasan seksual sering mengalami kilas balik ke masa lalu.
Mimpi buruk juga sering hadir dalam tidurnya.
Harus diakui juga bahwa pelaku prostitusi sering mengalami ketakutan yg tidak wajar!
Pelaku prostitusi seperti orang yg sedang "berduka" ~ Mempunyai emosi yang terluka.
Pelaku prostitusi juga punya gangguan mental yg lain!
Penelitian di Irlandia menyebutkan bahwa 38% perempuan yg terlibat prostitusi punya kecenderungan BUNUH DIRI!

25% perempuan yg terlibat prostitusi menderita DEPRESI.
Perempuan yg terlibat prostitusi hampir TIDAK mempunyai cara untuk mempertahankan diri.
Perempuan yang terjerumus prostitusi mengalami DISOSIASI.
Psikologi

Disosiasi ~ Suatu mekanisme pertahanan alam bawah sadar untuk melupakan peristiwa traumatik dan menakutkan.
Terjadi pula pada perempuan yg diperkosa!
Secara tidak sadar menutupi kepribadian aslinya & menjadi pribadi yg lain.
Penelitian di Zurich pada prostitusi di Eropa, Asia & Afrika menunjukkan bahwa mereka termasuk dalam masalah kesehatan utama negara2 disana.
Secara umum masalah kesehatan mental perempuan yg terlibat prostitusi PASTI berkaitan dengan beraneka jenis bentuk kekerasan!

Harus kita sadari bahwa prostitusi berefek pada masyarakat luas!
Sama seperti mencuri (korupsi) ! :(

Kembali ke penelitian tentang prostitusi.

Mari sahabatku semua cermati. Saya tunjukkan yg sebenarnya terjadi dengan kejiwaan saudari kita pelaku prostitusi

Cluster 1: Perempuan bekerja penuh waktu dlm prostitusi outdoor ~ Mengalami kekerasan dan pemerkosaan.
Cluster 2: Perempuan prostitusi yg bekerja di salon, cafe, hotel & sejenisnya.
Cluster 3: Perempuan asli EROPA yg berada di lingkungan prostitusi.
Cluster 4: Perempuan NON EROPA yg berada di kompleks / lingkungan prostitusi ~ Cermati ini! 
Lihatlah saurdariku!!!

Kaget?
Perempuan non Eropa ~ Termasuk ASIA di kompleks prostitusi ternyata mengalami tingkat gangguan mental tertinggi dibanding yg lain!
Kalau saya tidak salah ada di pelajaran semasa SD. INDONESIA itu termasuk ASIA kan ya?
Ada juga yg pasti komentar:
"Itu kan minoritas , prostitusi itu SEDIKIT. Bukan prioritas utama bangsa untuk diurus"
Wahai saudariku yg kucinta.
Wahai saudaraku yg kuhormati.
Mari kita lihat sesedikit apa prostitusi di Indonesia.
Sumber ILO-IPEC tahun 2007
Pelaku prostitusi di bawah 18 tahun
1244 anak di Jakarta
Bandung 2511
Yogyakarta 520
Surabaya 4990
Semarang 1623

Jumlah asli bisa beberapa kali lipat lebih besar ~ Banyak prostitusi tersembunyi, ilegal dan tidak terdata.

Masih mau bilang prostitusi tidak layak jadi prioritas untuk diatasi?
Sebelum Indonesia ikut-ikutan mendukung prostitusi
Saya kisahkan yg terjadi di negara tetangga.
Canada legalkan prostitusi tapi...
UU Canada terbukti tidak efektif mengurangi prostitusi dan melindungi perempuan prostitusi.
Yang melegalkan prostitusi terbukti tidak dapat mengontrol tindakan kriminal yg berbanding lurus dengan banyaknya prostitusi !
Yang melegalkan prostitusi tidak mampu melindungi perempuan dari kekerasan. Pelegalan justru meningkatkan sex trafficking!

Itu kegelisahan negara-negara Eropa!
Mereka menuai penyakit sosial karena prostitusi yg membudaya!
Lain dengan negara eropa lainnya...
Karena kegelisahan penyakit sosial yg makin membudaya.
Contoh; Swedia melakukan tindakan!

Di Swedia, anak2 diajarkan di sekolah ~ Menjajakan sex tdk hanya ilegal, tapi juga tdk dapat diterima <~ Kekerasan thd perempuan
Swedia dengan Undang-undang ~ TIDAK BOLEH melakukan tindakan prostitusi meski dengan alasan by choice (atas pilihan pribadi)!

UU Swedia fokus pada HUKUMAN untuk pengguna jasa prostitusi, perempuan prostitusi dan trafficers-nya / germonya!
Tegas!

Bagi Swedia, TIDAK ADA PILIHAN!
Alih-alih mencoba untuk mengelola / mengendalikan prostitusi, mereka bertekad untuk MENGHAPUS prostitusi!
Swedia menetapkan langkah-langkah HUKUM dan SOSIAL untuk mencabut akar-akar eskploitasi seksual. prostitusi
Top!

Sampe sini, saya tanya lagi nih...
Mau ikutan melegalkan prostitusi diikuti penyakit sosial!
Atau semangat menghapus?

Swedia dianggap paling berhasil oleh negara-negara eropa lainnya dalam menanggulangi protitusi

Cara efektif Swedia yg dilakukan adalah dengan MENGHUKUM semua orang yg berhubungan dengan prostitusi

Pendekatan Swedia ini (Hukum & Sosial) sudah mulai diikuti oleh negara lain yaitu Norwegia juga Islandia.

Cara Swedia sedang dipertimbangkan untuk dijalankan oleh negara tetangga lainnya yaitu Perancis & Irlandia.

Bahkan ISRAEL juga ingin ikutan cara Swedia untuk menghapus prostitusi (dalam pertimbangan).
Jarang-jarang saya suka cara mikir ISRAEL (pertimbangan penghapusan prostitusi). Hehehe :p
Negara-negara itu sudah mengalami kehancuran karena penyakit sosial!
Mereka ingin memperbaiki!
Sejarah mau di ulang Indonesia?

Saya yakin saudari-saudariku pelaku prostitusi bukan perempuan-perempuan yg mudah putus asa.

Saya yakin saudari-saudariku pelaku prostitusi bisa menjadi perempuan mulia!

AYo Stop Prostitusi sekarang juga....!













Kenapa Harus Indonesia Tanpa JIL

Get rid of JIL from our country !
Find us on Twitter #IndonesiaTanpaJIL

Meski mengakui dirinya masih 'begajulan', Fauzi memiliki komitmen yang kuat dalam membela Islam dan melawan pemikiran liberal, terutama melalui aktivitasnya di Twitter. Kontribusi dan semangatnya luar biasa, dan kerendahhatiannya pun perlu dicontoh oleh semua orang.

Fauzi Baadila berani bersuara, kamu ?


Sekarang, para intelektual muda indonesia sadar akan kesesatan JIL. Maka munculah gebrakan 'Gerakan Indonesia Tanpa JIL (Jaringan Iblis Laknatullah)'. Beberapa contoh keanehan JIL yaitu;

1. Mendukung gerakan pornografi dan pornoaksi dengan dalih kebebasan berekpresi.
2. Mendukung pernikahan sesama jenis.
3. Mengatakan meragukan kandungan AlQuran.
4. Meragukan Kerosulan Muhammad SAW.
5. Mengatakan Allah adalah Tuhan segala agama.

Berikut sekilas pandangan tentang kesesatan JIL (bukan Jaringan Islam Liberal, tapi Jaringan Iblis Laknatullah).

Sesuai dengan sifatnya ‘yang berbeda’, maka Fikih Lintas Agama itu pun berbeda dengan fikih hasil ijtihad para ulama. Di antara perbedaannya bisa disimplifikasikan/ disederhanakan sebagai berikut:

1.Dibiayai oleh lembaga orang kafir dan duit lembaga pendana itu dari orang kafir.

2.Ditulis oleh orang-orang yang latar belakang keilmuannya bukan ilmu fikih, namun rata-rata menggeluti filsafat atau perbandingan agama, atau tasawuf, atau ilmu kalam (bukan ilmu Tauhid). Kalau toh tadinya belajar ilmu fikih di Fakultas Syari’ah seperti Masdar F Mas’udi (salah satu dari 9 orang tim Penulis FLA Paramadina) pada perjalanan terkininya bukan lagi menekuni studi jurusan Fikih tetapi filsafat.

3.Cara ber-istidlal (mengambil dalil untuk menyimpulkan hukum) tidak ada konsistensi, sehingga antagonistis, bertabrakan satu sama lain.

4.Tidak jujur.

5.Memperlakukan ayat-ayat Al-Qur’an semau mereka.

6.Pendapat yang sangat lemah pun dijadikan hujjah, lalu disimpulkan satu ketentuan, dan ketentuan yang berdasarkan pendapat sangat lemah itu kemudian untuk menghukumi secara keseluruhan. Akibatnya, hukum dibalik-balik, yang haram jadi halal.

7.Pembolak-balikan itu untuk mempropagandakan “aqidah dan Fikih yang berbeda”.

Sekarang kita lihat beberapa kebodohan antek-antek JIL (Jaringan Iblis Laknatullah) lainnya, namun entah terlanjur gengsi atau iming-iming dollar dan kepopuleran dunia sehingga mereka menggadaikan akidah.

Coba tengok Gambar atau Ocehan mereka (JIL) di Twitland :

Turut berduka cita atas matinya akal orang ini...
kayaknya beliau merasa nyesel belajar agama ... salah alamat sih belajarnya
Maunya condong ke mana? lsrael? Buka mata dan nurani, lsrael tiap hari merampas tanah penduduk desa palestina
mungkin Islam yg difahami dan dianggap benar oleh Guntur adalah Islam oplosan...oplosan duit ASIa foundation

Melanjutkan tweet "bego"-nya, Luthfi Assyaukanie memperlihatkan watak sekularisnya yang serba hipokrit, sehingga keimanan pun dipandang secara parsial dan temporal.
Sekularisme tidak disembunyikan lagi. Anti agama 24 karat!
Inilah ciri khas kaum liberalis, selalu menggarisbawahi masalah-masalah yang tidak relevan. Yang dibicarakan hanya seputar batik dan kopiah, pakaian Arab dan pakaian Indonesia.

Parahnya lagi, ayahanda HAMKA disebut-sebut sebagai orang Arab, padahal Syaikh Abdul Karim Amrullah itu asli keturunan Minang.
Tentu saja, kita pun paham bahwa perbuatan 'rusak' di lingkungan yang 'rusak berat' tidak akan lagi dianggap abnormal. Itulah sebabnya di tengah-tengah kejahiliyahan, orang-orang yang berpegang teguh pada Islam akan dianggap sebagai 'ghurabaa', yaitu mereka yang terasingkan.
Ciuman adalah sedekah. Ini premis utamanya.
Syukron telah bertindak cukup akurat dengan membedakan antara ciuman dengan zina. Akan tetapi ia memberi kesan seolah-olah syariah tidak sejalan dengan fiqih.

Ketika Agama Menjadi Jahat (JIL)

Bertujuan pada konsep spiritual bias (Keatheisan)

Bahaya laten liberalisasi, sasaran, target, konsep, dan strategi sampah JIL, bahaya untuk semua agama!
 


JIL Mengganyang Islam

Salah satu musuh yang kini tengah dihadapi ummat Islam adalah ajaran sesat yang dibawa oleh Jaringan Islam Liberal/JIL. Sehingga kerancuan yang mereka tebarkan perlu dibantah, apalagi orang-orang yang membawa pemikiran sesat ini adalah tokoh-tokoh yang digelari cendekiawan, kyai dan intelektual. Sebenarnya pernyataan mereka terlalu menyakitkan untuk ditulis dan disebarluaskan, namun demi tegaknya kebenaran maka dalam kesempatan ini akan kami bawakan beberapa contoh kesesatan pemikiran mereka yang dengannya pembaca akan mengetahui betapa rusaknya akidah Islam Liberal ini.

Orang JIL Tidak Paham Tauhid

Nurcholis Majid menafsirkan Laa ilaaha illAllah dengan arti tiada tuhan (t kecil) kecuali Tuhan (T besar). Padahal Rasulullah, para sahabat dan para ulama dari zaman ke zaman meyakini bahwa makna Laa ilaaha ilAllah adalah tiada sesembahan yang benar kecuali Allah. Dalilnya adalah firman Allah, "Demikian itulah kuasa Allah Dialah sesembahan yang haq adapun sesembahan-sesembahan yang mereka seru selain Allah adalah (sesembahan) yang batil." (Al Hajj 22:62). Nah satu contoh ini sebenarnya sudah cukup bagi kita untuk mengatakan bahwa ajaran JIL adalah sesat karena menyimpang dari petunjuk Rasulullah dan para sahabat. Walaupun dalam mempromosikan kesesatannya mereka menggunakan label Islam, tapi sesungguhnya Islam cuci tangan dari apa yang mereka katakan.

Orang JIL Tidak Paham Kebenaran

Ulil Abshar mengatakan bahwa semua agama sama, semuanya menuju jalan kebenaran, jadi Islam bukan yang paling benar katanya. Padahal Al Qur'an dan As Sunnah menegaskan bahwa Islamlah satu-satunya agama yang benar, yaitu Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam" (QS Ali Imran 3:19). Nabi juga bersabda, "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya. Tidaklah ada seorang pun yang mendengar kenabianku, baik Yahudi maupun Nashrani kemudian mati dalam keadaan tidak beriman dengan ajaran yang aku bawa kecuali pastilah dia termasuk di antara para penghuni neraka" (HR. Muslim). Kalau Allah dan Rasul-Nya sudah menyatakan demikian, maka anda pun bisa menjawab apakah yang dikatakan Ulil ini kebenaran ataukah bukan?.

Orang JIL Tidak Paham Islam

Para tokoh JIL menafsirkan Islam hanya sebagai sikap pasrah kepada Tuhan. Maksud mereka siapapun dia apapun agamanya selama dia pasrah kepada Tuhan maka dia adalah orang Islam. Allahu Akbar! Ini adalah jahil murokkab (bodoh kuadrat), sudah salah, merasa sok tahu lagi. Cobalah kita simak jawaban Nabi ketika Jibril bertanya tentang Islam. Beliau menjawab, "Islam itu adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, engkau menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan berhaji ke baitullah jika engkau sanggup mengadakan perjalanan ke sana" (HR. Muslim). Siapakah yang lebih tahu tentang Islam; Nabi ataukah orang-orang JIL ?




Ini dia Musdah Muliah, tokoh yang sudah menghalalkan homo seks

Pernyataan Bodoh Musdah Muliah (Tokoh JIL). Ini dia Musdah Muliah, tokoh yang sudah menghalalkan homo seks. Ini adalah rekaman dari acara "Mata Najwa" di Metro TV 21 April 2010. Disini Prof Dr Siti Musdah Mulia, MA mengeluarkan pernyataan yang kontroversial, sampai-sampai Najwa Shihab pun sempet bengong dibuatnya. Detail lebih lanjutnya silahkan disaksikan sendiri.






Pergerakan berdasarkan Filosofi barat, bukan islam, apalagi Quran dan Sunnah. Nafsu dunia, berpijak pada kekuasaan, dan sekarang terealisasi dengan partai besar yang mengayomi pemimpin kita, BAHAYA bukan?

Orang JIL Menghina Syari'at Islam


Ulil Abshar mengatakan bahwa larangan kawin beda agama, dalam hal ini antara perempuan Islam dengan lelaki non-Islam sudah tidak relevan lagi. Padahal Allah Ta'ala telah berfirman, "Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kalian agama kalian dan Aku telah cukupkan nikmat-Ku atas kalian dan Aku telah ridha Islam menjadi agama kalian" (QS Al Ma'idah 5:3). Kalau Allah Yang Maha Tahu sudah menyatakan bahwa Islam sudah sempurna sedangkan Ulil mengatakan bahwa ada aturan Islam yang tidak relevan - tidak cocok dengan perkembangan zaman - maka kita justeru bertanya kepadanya : Siapakah yang lebih tahu, kamu ataukah Allah?!.

Orang Tidak Tahu Kok Diikuti ?

Demikianlah beberapa contoh kesesatan pemikiran JIL. Kita telah melihat bersama betapa bodohnya pemikiran semacam ini. Kalaulah makna tauhid, makna Islam adalah sebagaimana yang dikatakan oleh mereka (JIL) niscaya Abu Jahal, Abu Lahab dan orang-orang kafir Quraisy yang dimusuhi Nabi menjadi orang yang pertama-tama masuk Islam. Karena mereka meyakini bahwasanya Allah-lah pencipta, pengatur, pemberi rizki, yang menghidupkan dan mematikan, yang mampu menyelamatkan mereka ketika tertimpa bencana, sehingga ketika mereka diombang-ambingkan oleh ombak lautan mereka mengikhlashkan do'a hanya kepada Allah, memasrahkan urusan mereka kepada-Nya.

Namun dengan keyakinan semacam ini mereka tetap saja menolak ajakan Nabi untuk mengucapkan Laa ilaaha illAllah. Bahkan mereka memerangi Rasulullah, menyiksa para sahabat dan membunuh sebagian di antara mereka dengan cara yang amat keji. Inilah bukti bahwa orang-orang JIL benar-benar tidak paham Al Qur'an, tidak paham As Sunnah, bahkan tidak paham sejarah !!.

#IndonesiaTanpaJIL 

Source : http://panjarwala417.blogspot.com/2012/02/indonesia-tanpa-jil.html