PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Tampilkan postingan dengan label Fakta Rokok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta Rokok. Tampilkan semua postingan

Merokok Menyumbang Israel Menghancurkan Palestina

Saudaraku ... Berhentilah Mendukung Musuh Islam

Marlboro menyumbang ke Israel setiap pagi $ 12.000.000, didapat dari perokok di dunia Islam.
Star Bucks danai Israel dua miliar dollar per tahun, didapat dari dunia Islam.

Obama menentang semua negara-negara Islam, 
Dan menyatakan akan merampas Palestina dan menjadikan Jerusalem sebagai ibukota abadi Israel.

Dia mengatakan: Kami akan berdiri dengan rudal arsenal Israel dan menyokong $ 30000000000 untuk melenyapkan Gaza dan Palestina
http://goo.gl/SwzjfS

Ia telah menyatakan perang terhadap Palestina sebagaimana Bush sebelumnya mengumumkan perang terhadap kaum Muslimin.

saya tidak ingin Anda berperang bersama dengan saudara-saudara kita di Gaza.

Kami hanya ingin Anda berhenti mendukung Israel

Kawan…. kita akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah pada hari kiamat
ﺭﺋﻴﺲ ﺷﺮﻛﺔ ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ ﻟﻠﻘﻬﻮﺓ ﺻّﺮﺡ ﺍﻧﻪ
ﺳﻴﻀﺎﻋﻒ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﻹ‌ﺳﺮﺍئيل لقتل ﺃﻭﻏﺎﺩ ﺍﻟﻌﺮﺏ !!
(( ﻭﻫﻮﺍﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﺑﺄﻧﻪ ﻳﺪﻓﻊ 2 ﻣﻠﻴﺎﺭ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ﺳﻨﻮﻳﺎً ﻹ‌ﺳﺮﺍﺋﻴﻞ ﻣﻦ ﺃﺭﺑﺎﺡ ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ ))
Direktur perusahaan kopi Star Bucks mengatakan
ia akan menggandakan sumbangan ke Israel untuk membunuh penjahat Arab !!
sebagaimana yang telah diketahui bahwa ia membayar dua miliar dollar per tahun ke Israel dari laba Star Bucks
ﺷﺮﻛﺔ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ ( ﺍﻟﻤﻨﺘﺠﺔ ﻟﺴﺠﺎﺋﺮ ﻣﺎﻟﺒﻮﺭﻭ )
ﺗﺪﻓﻊ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﺑﺼﻔﺔ ﻳﻮﻣﻴﺔ !!!
ﻓﻲ ﻛﻞ ﺻﺒﺎﺡ ﺗﺪﻓﻊ ﺷﺮﻛﺔ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ ﻟﻠﺴﺠﺎﺋﺮ
ﻣﺎ ﻣﻘﺪﺍﺭﻩ 12% ﻣﻦ ﺃﺭﺑﺎﺣﻬﺎ ﻟـــ ﺇﺳﺮﺍﺋﻴﻞ
ﻭﻣﺪﺧﻨﻲ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻣﻲ ﻛﻜﻞ ، ﻳﺴﺘﻬﻠﻜﻮﻥ ﺳﺠﺎﺋﺮ ﻣﻦ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ
ﺑﻘﻴﻤﺔ 100 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ، ﻭﻋﻠﻴﻪ ﻓﺈﻥ ﻣﺪﺧﻨﻲ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ
ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻣﻲ ﻳﺪﻓﻌﻮﻥ ﻹ‌ﺳﺮﺍﺋﻴﻞ ﻛﻞ ﺻﺒﺎﺡ 12 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ
Perusahaan Philip Morris produsen rokok Marlboro
Memberikan sumbangan setiap hari
Setiap pagi perusahaan rokok Philip Morris
menyumbang sebesar 12% dari keuntungan mereka ke Israel
Perokok dunia Islam secara keseluruhan, mengkonsumsi rokok dari Philip Morris Usd 100 juta, dan karena itu perokok di dunia Islam menyumbang ke Israel setiap pagi $ 12.000.000
ﺗﻜﻠﻔﺔ ﺍﻟﻄﺎﺋﺮﺓ ﺍﻑ 16 F-16
ﺃﺣﺪﺙ ﻃﺮﺍﺯ ، 50 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ، ﻳﻌﻨﻲ ﺇﻧﻨﺎ
ﻧﺪﻓﻊ ﻗﻴﻤﺔ ﻃﺎﺋﺮﺓ ﺣﺮﺑﻴﺔ ﻛﻞ 4 ﺃﻳﺎﻡ ً !!
Biaya F-16 F-16, type terbaru adalah $ 50 juta, berarti kita
Membayar nilai pesawat militer setiap empat hari !!
ﻟﻸ‌ﺳﻒ......... ﻫﻢ ﻳﺠﻤﻌﻮﻥ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﻟﻘﺘﻞ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺣﺴﺒﻨﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﻭ ﻧﻌﻢ ﺍﻟﻮﻛﻴﻞ
ﻭﻧﺤﻦ ﻻ‌ ﻧﺠﻤﻊ ﺃﻱ ﺷﺊ ﻹ‌ﻧﻘﺎﺫ ﺃﻭﻟﺌﻚ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺍﻟﻤﺴﺘﻀﻌﻔﻴﻦ
ﻻ‌ ﺗﺮﻳﺪﻭﻥ ﺃﻥ ﺗﺠﻤﻌﻮﺍ
ﺗﺒﺮﻋﺎﺗﻜﻢ .. ﻻ‌ ﻣﺸﻜﻠﻪ
ﻭﻟﻜﻦ ﺗﻮﻗﻔﻮﺍ ﻋﻦ ﺍﻟﺘﺒﺮﻉ ﻭﺩﻋﻢ ﺇﺳﺮﺍﺋﻴﻞ
Sayangnya ......... mereka mengumpulkan sumbangan untuk pembunuhan kaum Muslimin –cukuplah Allah sebagai penolong – dan kita tidak mengumpulkan apa-apa untuk menyelamatkan saudara Muslim kita yang tak berdaya
Kalian Tidak mau mengumpulkan Sumbangan .. tidak mengapa…
Tapi berhentilah menyumbang dan mendukung Israel
ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ STARBUCKS
ﻣﺎﻛﺪﻭﻧﺎﻟﺪﺯ McDonalds
ﺑﺮﺟﺮ ﻛﻴﻨﺞ BURGER KING
ﻛﻨﺘﺎﻛﻲ KENTUCKY
ﺑﻴﺘﺰﺍ ﻫﺖ PIZZA HUT
ﻛﻮﻛﺎ ﻛﻮﻻ‌ COCA COLA
ﺑﻴﺒﺴﻲ PEPSI COLA
ﻓﺪﺭﻛﺮﺯ FUDRACKERS
ﺷﻴﻠﻴﺰ CHILIES
ﻟﻨﺘﻮﻗﻒ ﻋﻦ ﺷﺮﺍﺀ ﺍﻟﺒﻀﺎﺋﻊ
ﺍﻷ‌ﻣﺮﻳﻜﻴﺔ ﻭﺍﻟﺒﺮﻳﻄﺎﻧﻴــﺔ (( ﻓﻘﻂ )) ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ
Mari berhenti membeli barang-barang
Amerika dan Inggris ((hanya)) selama satu bulan
ﺃﺭﺳﺎﻟﻬﺎ ﻟﻠﺠﻤﻴﻊ ﻟﻜﻲ ﻳﻌﻠﻢ ﺃﻥ ﺃﻣﺮﻳﻜﺎ ﺗﺨﺴﺮ 8.6 ﺑﻠﻴــﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ﺑﺎﻟـﻴﻮﻡ ، ﻋﻨﺪﻣﺎ ﻻ‌ ﻧﺸﺘﺮﻱ ﺑﻀﺎﺋﻌﻬﺎ
((((( ﻓﻘﻂ ﺷﻬﺮ ﻭﺍﺣـــــــﺪ ))))
Share tulisan ini ke semua orang, agar tahu bahwa Amerika akan mengalami kerugian $ 8600000000 perhari, ketika dia tidak membeli barang-barang mereka(((((Hanya satu bulan))))
ﺃﺭﺟﻮﻙ ﻻ‌ ﺗﻨﺘﻈﺮ، ﺃﺭﺳﻠﻬﺎ ﻟﻜﻞ ﻣﻦ ﺗﻌﺮﻑ
ﺛﻤﻨﻬﺎ <<<<8.6 /7*30 = 36.68 ﺑﻠﻴﻮﻥ؟؟>>>>
ﺃﻧﺎ ﺃﻋﺮﻑ ﺍﻧﻪ ﺑﺎﺳﺘﻄﺎﻋﺘﻚ ﻓﻌﻠﻬﺎ،
ﺃﺭﺟﻮﻙ ﺃﻓﻌﻠﻬﺎ ﻛﻤﺴﻠﻢ ﺣﻘﻴﻘﻲ ، ﺃﺧﺒﺮ ﺇﺧﻮﺍﻧﻚ
، ﺃﻫﻠﻚ ، ﺟﻴﺮﺍﻧﻚ ، ﺃﺻـــﺤﺎﺑﻚ ، ﻭﺗﻮﻗﻒ ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ ... ﻓﻘﻂ ﺷﻬﺮ
Jangan menunggu, kirimkan ke semua kontak Anda
Saya tahu bahwa Anda dapat melakukan,
Silakan lakukan sebagai seorang Muslim hakiki, kasih tahu saudara Anda, Keluarga Anda, tetangga Anda, teman Anda, dan berhentilah untuk satu bulan ... hanya sebulan
ﻟﻨﻮﻗﻒ ﺷﺮﺍﺀ ﺍﻟﺒﻀﺎﺋﻊ ﺍﻷ‌ﻣﺮﻳﻜﻴﺔ ﻭﺍﻟﺒﺮﻳﻄﺎﻧﻴﺔ ﻓﻘﻂ ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ
Untuk berhenti membeli barang-barang Amerika dan Inggris hanya untuk satu bulan
ﻣﻨﺬُ ﻭُﻟِﺪَّﺕَ ، ﻭ ﺃﻧﺖَ ﺗـَﻔﺨﺮ ﺑﺎﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ
ﻓﻤﺘﻰ ﻳﻔﺨﺮ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ ﺑﻚ؟؟
Sejak anda dilahirkan, dan Anda bangga dg Islam
maka, kapan Islam bangga dengan Anda ??
Kiriman
Abimantrono Anwar
Jumat, 16 Oktober 2015

(nahimunkar.com)

PERKARA UDUD/ROKOK DI SURIAH

PERKARA UDUD/ROKOK DI SURIAH

Segelintir mujahidin Suriah, Dan beberapa warga sipilnya belum bisa melepaskan hobi ngudud yang selama belasan atau puluhan tahun dilakoninya. Datangnya syariat jihad dan maut yang bergentayangan di sekitar mereka masih juga tidak mempan menghentikan kebiasaan kebal-kebul tersebut. Tentu banyak maksiat lebih besar dari itu, Kejahatan yang lain juga kadang terjadi disini, Tapi mari fokus dulu sama kegiatan mubadzir satu ini

Beberapa faksi besar dan fanatik atau disini biasa disebut Islamiyyin, Macam Jabhah An-Nushrah, Ahrarusy Syam, Ansharusy Syam, Jaisyul Islam, Dan beberapa lainnya, Resmi atau tidak, Telah menerapkan larangan merokok bagi anggotanya, Juga bagi warga di daerah kekuasaan mereka. Dan dari semuanya memang JN yang paling keras soal ini. Pada beberapa sub kelompok JN, Larangan itu bahkan disertai sanksi keras dan tegas terutama kepada anggotanya. Sedangkan pada grup lain kadar larangannya bertingkat-tingkat. Misal Jaisyul Islam, Jajaran komandannya dilarang keras. Lalu para syar'i mereka selain dilarang juga akan dipecat bila ngudud. Pasukan elit demikian pula hanya saja sanksinya ga terlalu berat. Tapi untuk serdadu reguler masih sebatas peringatan dan dakwah terus menerus

Terkait hukum rokok dan beberapa perkara lainnya, Menyikapinya terhadap masyarakat awam, Anggota mujahidin, Yang seringnya sehari-hari kalau pas lagi lepas dinas adalah masyarakat sipil dan awam, Serta muhajirin, Semua kelompok sepakat kalau sekarang ini merupakan fase dakwah. Ya, Perkara udud ini rupanya bukan perkara mudah, Ada semacam permakluman mereka bahwa keberhasilan jihad ini ketika seluruh muslim Suriah telah menjalankan dasar-dasar syariat Islam dengan kesadaran sendiri tanpa harus dipaksa. Dan jalan menuju kesana adalah dengan dakwah yang bijaksana (bil hikmah) serta dengan cara-cara yang baik (wal mauidhatil hasanah)

Beberapa aturan syariat telah ditegakkan disini, Kelompok-kelompok Islamiyyin sepakat membentuk mahkamah syariah bersama untuk menjalankannya, Dan para pendakwah, Da'i-da'i mujahid, Telah disebar ke seluruh penjuru. Menyeru orang-orang supaya kembali pada Allah, Menjalankan syariatnya, Serta menerapkan syariat hudud. Tapi dalam bertebaran di muka bumi, Para ketua mahkamah syariah terus mewanti-wanti agar para da'i bersikap hati-hati mendakwahkan syariat mulia ini, Jangan sampai timbul kebencian dan kemarahan masyarakat akibat cara yang salah. Para da'i itu memang bisa saja mengeraskan sikap serta menunaikan tangan besi, Toh apa kata mereka insyaAllah ditaati orang, Apalagi di belakang mereka berdiri kekuatan bersenjata yang tengah bersemangat menyempurnakan syariat. Tapi mereka telah belajar dari sejarah, Baik sejarah jihad sebelum mereka, Sejarah jihad di Suriah sendiri, Dan terutama sejarah jihad dijaman RasulUllah ShallAllahu A'laihi Wasallam. Yang mana beliau tegaskan bahwa kemenangan sejati bukan ketika berhasil menguasai musuh, Tapi ketika berhasil menguasai diri sendiri

Para da'i ga mau masyarakat bermuka dua, Di depan mereka sami'naa wa atha'naa (kami dengar dan kami patuh), Tapi di belakang mereka sami'naa wa ashainaa (kami dengar dan kami selisihi). Mereka ingin perbuatan jahat dan maksiat sebisa mungkin berhenti karena kesadaran masyarakat, Bukan karena todongan senjata. Memang ada hal-hal yang perlu dikerasi macam hobi masyarakat mengucapkan kalimat-kalimat pembatal keIslaman. Tapi untuk hal-hal seperti berhenti merokok, Shalat jama'ah di masjid, Memelihara jenggot, Dan lain sebagainya, Da'i-da'i mujahid tersebut ingin agar fasenya berjalan secara alami, Berasal dari kesadaran diri, Bukan tanpa paksaan apalagi kekerasan

Tentu mereka ga sebodoh kita di Indonesia yang menulis bahaya rokok di bungkus rokok, Tapi membiarkan pabrik rokok bebas beroperasi. Disini rutin diadakan razia rokok terutama di checkpoint-checkpoint. Kemarin ikut nongkrong di beberapa checkpoint mujahidin, Ngobrol dan nyari bahan cerita, Saya lihat sendiri puluhan slop rokok hasil sitaan didalam drum besar siap dibakar. Rokok-rokok itu didapat dari penggeledahan mobil-mobil angkutan umum atau mobil-mobil pribadi yang lalu lalang melintasi checkpoint. Pemiliknya disuruh push-up, Lalu dinasihati panjang lebar. Nasihat-nasihat itu saya dengar sendiri memang sungguh menyentuh hati, Bikin nangis dan menambah keimanan. Saya sendiri mau nangis rasanya disinggung tentang keutamaan tanah jihad, Dan bagaimana darah para mujahid tumpah untuk menegakkan syariat, Terus masa iya kita cuma berhenti ngerokok aja ga mau ?

Hasilnya memang masyaAllah efektif. Agak jarang disini saya lihat orang ngudud apalagi terang-terangan. Biasanya ngumpet atau paling tidak di daerah yang pemberlakuan hukum syariatnya kurang ketat, Atau dakwah kurang menyentuh masyarakat. Mereka yang berhenti ngudud kebanyakan karena keimanan dan ketaatan, Bukan karena paksaan

Walhasil, Bahkan di daerah perang sekalipun, Sikap bijak dan cara-cara yang baik dalam berdakwah tetap diutamakan. Masyarakat tidak akan berubah dengan todongan senjata. Berhenti mungkin iya, Tapi selama pemahaman serta keyakinan dan keinginan kuat belum tertanam, Berbagai kemaksiatan akan terus terjadi, Bahkan mungkin menjadi seperti bara dalam sekam, Siap meledak menghancurkan jerih payah jihad yang selama ini diperjuangkan

Nah, Disini aja para mujahid bijaksana serta berlemah lembut dalam menasihati, Masa antum disana main gebuk main cap aja ?

Kisah diatas ditulis untuk menggerakkan kita, Barangkali ada hikmah yang bisa kita ambil, Dan memang sebagai bagian dari usaha untuk mencari dana bagi membantu muslim Suriah

Mari bergerak, Jangan berhenti pada like, Share dan comment. Berikut ini ada sarana yang bisa kita gunakan untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan di Suriah, Dan berbuat lebih baik lagi

Rek Donasi Suriah dan Rohingya

Suriah (Umum)
- MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro, Yogyakarta)
- BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis, Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH
- Konfirmasi : Ikrimah 081809406405

Suriah (Khusus kurban)
Perekor domba gemuk besar 250 USD, Sapi 2.000 USD
- BCA 0201251621 (KCP Teluk Betung Lampung)
- MANDIRI 114 000 511 3413 (KC Bandar Lampung)
- BRI 5590-01-010972-53-8 (unit Bandar Agung Lampung)
Semua atas nama DIMAS ADITYO
- Konfirmasi : Dimas Adityo 085758894656

Rohingya
BRI : 0178 0100 6069 504 a.n Said Anshar

JazakumUllah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum

Dialog Seorang Syeikh dengan Seorang Guru tentang Rokok

Dialog Seorang Syeikh dengan Seorang Guru tentang Rokok

GURU : “Syeikh, menurut saya rokok itu tidak haram.”
Syeikh : “Kenapa?”
Guru : “Tak ada dalilnya. Saya ingin tahu, satu ayat saja yang menyebutkan ‘diharamkan atas kalian rokok’.”
Syeikh : “Apakah Anda makan jeruk, apel, maupun pisang?”
Guru : “Iya.”
Syeikh : “Apakah ada ayat yang menyebutkan bahwa jeruk, apel maupun pisang itu halal?”
Guru : “Tidak ada.”
Syeikh : “Bagaimana tidak ada, bagaimana Al Qur’an tidak menyebutkan mana yang halal dan mana yang haram, padahal Qur’an itu pedoman umat. Coba perhatikan firman Allah Ta’ala dalam surat al-A’raf : (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan MENGHALALKAN bagi mereka segala yang BAIK dan MENGHARAMKAN bagi mereka segala yang BURUK..(QS al A’raf 157).”
“Maka segala yang baik semisal daging, jeruk, apel, susu dan lain lain itu termasuk yang baik-baik sehingga termasuk yang dihalalkan. Adapun yang buruk-buruk, maka Allah mengharamkannya.”
Guru : “Menurut kami, rokok itu termasuk thayyibaat (yang baik-baik), meskipun menurut Anda tidak baik.”
Syeikh : “Anda punya istri?”
Guru : “Ya…”
Syeikh : “Anda punya anak?”
Guru : “Ya …”
Syeikh : “Jika kaulihat anakmu mengunyah permen, apakah kamu ridha?”
Guru : “Ya, tidak masalah…”
Syeikh : “Kalau kaulihat anakmu sedang menghisap rokok, apakah kamu ridha?”
Guru : “Tidak…”
Syeikh : “Kenapa?”
Guru : “Karena itu tidak baik (yakni termasuk sesuatu yang buruk).”
Syeikh : “Jika itu sesuatu buruk, bukankah masuk yang haram? Bagaimana pula jika yang merokok itu istrimu?”
Tiba-tiba sang guru mengeluarkan bungkusan rokok dari sakunya, ia meremas dengan tangannya lalu menginjak dengan kakinya, lalu ia berkata, “Mulai sekarang wahai Syeikh, saya bertaubat kepada Allah dari rokok.” [Sumber: http://abuthalhah.wordpress.com]

Logika Perokok

PEROKOK BERAT:

`````` "Merokok mati, gak merokok juga mati.``````

````````` Merokok sakit, gak merokok juga sakit. ``````````````
Merokok miskin, gak merokok juga miskin. 

``````Jadi sudah aja TERUS MEROKOK!"`````

PENJAHAT: 

```````````"Orang mencuri nanti mati, yg gak mencuri jg mati.```````````

PSK:
````````````Org berzina akan mati, yg gak berzina juga akan mati.```````````
" Jadi intinya, orang-orang  ini GAK BISA MILIH 
kehidupan yg baik, buat dirinya, keluarganya, & orang lain. 
Mereka gak bisa bedakan antara HIDUP BAIK dg HIDUP BURUK. 
Jadi gak ada gunanya mereka sekolah sejak TK.



FAKTA ROKOK lI DARWIS TERE LIYE

FAKTA ROKOK lI DARWIS TERE LIYE

Dua pabrik rokok milik raksasa rokok ditutup di Jember dan Lumajang. 5.000 lebih buruh di-PHK. Bukan karena produksi rokok turun, tapi industri rokok pelan tapi pasti akan bergerak ke rokok produksi dengan mesin, dan pelan tapi pasti, ribuan buruh2 rokok produksi tangan akan tersingkir, digantikan mesin.
Mungkin saatnya para pembela rokok dengan argumen rokok itu memberikan pekerjaan bagi ribuan buruh bertanya ke perusahaan2 ini, kenapa alias why?

Sebagai informasi tambahan, setiap tahun, ratusan ribu ton tembakau diimpor dari luar negeri. Angka impornya terus tumbuh tinggi setiap tahunnya. Pelan tapi pasti, petani tembakau Indonesia akan tersingkirkan. Lagi-lagi silahkan tanya ke perusahaan ini, kenapa alias why?

Nah, satu perusahaan rokok raksasa, bisa untung nyaris 10 trilyun setiap tahun, maka siapa yang kaya raya dari bisnis ini? Apakah buruh pabrik rokok dan petani tembakau makmur? Bandingkan dengan 10 trilyun untung mereka. Jika kalian bekerja gajinya 10 juta per bulan, maka butuh 1 juta bulan agar setara dengan keuntungan tersebut.

Mereka hanya menganggap negeri ini pangsa pasar raksasa bisnis rokok. Tidak lebih tidak kurang. Karena di negeri maju sana, industri rokok tersingkirkan oleh kesadaran hidup sehat. Beasiswa, sponsorhip, dsbgnya itu hanya pemanis untuk tameng atas ratusan ribu orang2 jatuh sakit setiap tahun karena rokok, trilyunan biaya kesehatan karena rokok. Mereka hanya sekadar menganggap kalian yang membela habis2an rokok sebagai pangsa pasar saja. Mereka tidak pernah peduli dengan kalian.
Pikirkanlah. Jaga anak2 kita, remaja2 kita dari rokok.
*Tere Liye
FAKTA ROKOK  BERPOTENSI MERUGIKAN NEGARA 245T

FAKTA ROKOK BERPOTENSI MERUGIKAN NEGARA 245T


 JAKARTA - Konsumsi rokok yang terus menerus akan merugikan negara sebesar 245 Triliyun setiap tahunnya. Perhitungan diungkapkan oleh Prof Dr dr Farid Afansa Moeloek, Sp OG, ketua Komnas Pengendalian Tembakau, Kamis (29/9) di kantor Yayasan Jantung Indonesia.

Kerugian dihitung berdasar penyakit yang ditimbulkan akibat merokok. Kondisi meningkatkan biaya tanggungan kesehatan dan menurunkan produktivitas. Angka kerugian ini tidak sebanding dengan penerimaan pajak rokok senilai 60 triliun.

Yang ironis, pengguna rokok justru berasal dari kalangan menengah kebawah. Rokok menempati posisi kedua, yang menjadi prioritas belanja setelah beras. "Cukup ironis, bukan daging yang dibeli, tapi rokok", katanya.

Ia menilai, rokok menjadi pintu gerbang awal sebelum akhirnya masyarakat mencoba ke minuman keras bahkan narkoba.

Sejak kampanye pengendalian tembakau mulai dirintis tahun 90an, baru Senin (26/9) kemarin perwakilan pegiat pengendali tembakau yang antara lain terdiri dari dokter, peneliti dan pakar kesehatan berhasil bertemu dengan presiden.

Pegiat pengendali tembakau bertemu dengan presiden untuk membahas masalah tembakau di tanah air yang kian mengkhawatirkan. Diceritakan olehnya, presiden mendukung upaya Komnas Pengendalian Tembakau dalam upaya mencegah semakin banyaknya pengguna rokok di Indonesia.
FAKTA ROKOK l DARWIS TERE LIYE

FAKTA ROKOK l DARWIS TERE LIYE

Dua pabrik rokok milik raksasa rokok ditutup di Jember dan Lumajang. 5.000 lebih buruh di-PHK. Bukan karena produksi rokok turun, tapi industri rokok pelan tapi pasti akan bergerak ke rokok produksi dengan mesin, dan pelan tapi pasti, ribuan buruh2 rokok produksi tangan akan tersingkir, digantikan mesin.
Mungkin saatnya para pembela rokok dengan argumen rokok itu memberikan pekerjaan bagi ribuan buruh bertanya ke perusahaan2 ini, kenapa alias why?

Sebagai informasi tambahan, setiap tahun, ratusan ribu ton tembakau diimpor dari luar negeri. Angka impornya terus tumbuh tinggi setiap tahunnya. Pelan tapi pasti, petani tembakau Indonesia akan tersingkirkan. Lagi-lagi silahkan tanya ke perusahaan ini, kenapa alias why?

Nah, satu perusahaan rokok raksasa, bisa untung nyaris 10 trilyun setiap tahun, maka siapa yang kaya raya dari bisnis ini? Apakah buruh pabrik rokok dan petani tembakau makmur? Bandingkan dengan 10 trilyun untung mereka. Jika kalian bekerja gajinya 10 juta per bulan, maka butuh 1 juta bulan agar setara dengan keuntungan tersebut.

Mereka hanya menganggap negeri ini pangsa pasar raksasa bisnis rokok. Tidak lebih tidak kurang. Karena di negeri maju sana, industri rokok tersingkirkan oleh kesadaran hidup sehat. Beasiswa, sponsorhip, dsbgnya itu hanya pemanis untuk tameng atas ratusan ribu orang2 jatuh sakit setiap tahun karena rokok, trilyunan biaya kesehatan karena rokok. Mereka hanya sekadar menganggap kalian yang membela habis2an rokok sebagai pangsa pasar saja. Mereka tidak pernah peduli dengan kalian.
Pikirkanlah. Jaga anak2 kita, remaja2 kita dari rokok.

*Tere Liye

“Go Ahead” Tagline Promosi Hedonisme

Philip Morris, produsen rokok kelas dunia yang dikenal luas lewat merek Marlboro dengan citra koboi Amerika yang khas telah banyak menjerumuskan remaja Indonesia kedalam kebiasaan adiktif negatif. Apalagi sejak tahun 2005, Philip Moris telah berhasil mengakuisisi 97% saham Sampoerna, salah satu vendor rokok lokal.

Selain lihai dalam melakukan ekspansi bisnis lewat akuisisi, kesuksesan Philip Morris di bidangnya juga didukung oleh satu instrumen penting yang mampu mempengaruhi masyarakat untuk membeli produk-produknya. Instrumen tersebut adalah advertaising atau lembaga periklanan.

Contoh, kesuksesan merek Marlboro sehingga laku di pasaran Indonesia tidak lepas dari citra koboi maskulin yang sangat kuat ditampilkan lewat berbagai media. Masyarakat, terutama kaum pria diajak untuk mengkhayalkan maskulinitas sempurna a la Marlboro. Terbukti jika ada yang bertanya kepada seorang perokok Marlboro, apakah dirinya merasa lebih maskulin dengan rokok Marlboronya, pasti dijawab dengan “iya”.

Industri rokok memang selalu bermain dengan citra disetiap iklan yang mereka tampilkan. Alasannya sederhana, rokok bagaimanapun bukanlah produk primer yang tanpanya kehidupan manusia menjadi terganggu. Maka untuk mendapatkan konsumen sebesar-besarnya, alih-alih menjual rokok itu sendiri, industri rokok menjadikan “citra identitas” yang menjadi kebutuhan psikologis dasar manusia, sebagai bahan jualan.

Itulah mengapa sebabnya, para perokok pemula memulai merokok bukan karena menginginkan rasa nikmat dari rokok, tapi biasanya mereka ini merokok demi kebutuhan agar diakui citranya oleh lingkungan sekitar. Dan ketika seorang perokok pemula sudah cukup terbiasa dengan rokok, citra tidak lagi penting, karena adiksi nikotin sudah akan menjamin dirinya untuk terus mengkonsumsi rokok.



“Go Ahead”, Rokok dan Pemuda

Produk A Mild dari Sampoerna yang 97% sahamnya dikuasai oleh Philip Moris itu memiliki tema iklan yang patut ditelisik secara mendalam. Sebagai salah satu pelopor rokok dengan kadar nikotin rendah (mild), A Mild yang diluncurkan pada tahun 1987 memiliki beberapa tagline menarik. “Other Can Only Follow”, Bukan Basa Basi”, dan “Tanya Kenapa?”, adalah beberapa contoh slogan dan tagline yang disuguhkan A Mild untuk menjaring konsumen.

Pada tahun 2009, A Mild mengusung tagline “Go Ahead”, dari tampilan visual yang disajikan lewat berbagai media seperti iklan televisi dan billboard, kita dapat melihat jelas bahwa tagline ini dibuat untuk menyasar kaula muda. Walau menyasar kaula muda sebagai pangsa pasar, iklan-iklan A Mild dengan tagline “Go Ahead” ini tidak menampilkan narasi yang sederhana. Tidak seperti Marlboro dengan citra koboi yang kuat, iklan-iklan “Go Ahead” menampilkan pesan-pesan yang lebih subtil.

Untuk yang tak pernah nyaman
 yang tak pernah berhenti mencari 
Untuk siapa yang bertujuan untuk tersesat
 mengikuti kemana hati ingin pergi 
Untuk yang malu untuk malu
Berusaha sama agar berbeda
 Untuk yang takut, takutlah pada penyesalan
 Untuk sang pelopor dan sang pemberontak
 Lupa daratan pada setiap tantangan dan kemungkinan
 Untuk yang siap tersandung tanpa harus jatuh 
Untuk yang siap mencari dan tersesat 
Untuk yang siap hidup untuk diri 
Go Ahead!

Teks diatas diambil dari salah satu iklan A Mild dengan versi bertema “Untuk Diri”, jika dibaca atau didengar sekilas, kita akan merasa bahwa kata-kata tersebut penuh inspirasi, atau minimalnya memberi kesan menyemangati. Sedangkan bagi para remaja kita yang mungkin masih terbatas wawasan dan pola fikirnya karena masih dalam masa pencarian jati diri, kata-kata diatas seolah menawarkan identitas “keren” yang siap pakai.

Salah satu tolok ukur kesuksesan sebuah iklan adalah dengan tercapainya peningkatan penjualan produk yang bersangkutan. Dan jika kita melihat realitas, banyaknya pemuda kita yang menghisap rokok A Mild dapat menjadi bukti tersendiri suksesnya iklan dengan tagline “Go Ahead” tersebut. Tapi sayangnya, tagline “Go Ahead” ini tidak hanya sekedar sukses membawa remaja kita menjadi perokok, tapi juga sekaligus membuat remaja kita rusak pemahamannya terhadap sistem tata nilai.


Menggali Makna Dibalik Kata

Kutipan teks dari iklan A Mild diatas jika kita perhatikan secara seksama telah menawarkan kepada para audiens nya untuk melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan marka batasan apapun itu bentuknya. Selain itu audiens juga diajak agar tidak perlu takut terhadap konsekuensi yang lahir dari tindakan yang tidak memperdulikan batasan-batasan.

Lantas apa dalil pembenarannya? Kata-kata “untuk yang siap hidup untuk diri” adalah punchline sekaligus dalilnya. Kata-kata ini sejatinya hanyalah penghalusan dari kata-kata “hidup gue, suka-suka gue”.

Jika kutipan teks diatas tidaklah cukup, mari kita telisik iklan-iklan “Go Ahead” yang dipajang besar-besar lewat billboard. “Lupa Daratan-Go Ahead”, “Berisik Kesepian-Go Ahead”, “Jatuh Cinta-Go Ahaed”, “Pikir Pendek-Go Ahead”, “Hilang Arah-Go Ahead”, “Terikat Kebebasan-Go Ahead”, dan lain-lain adalah kata-kata yang dipakai untuk menemani tagline utama “Go Ahead”.

Kata-kata yang terpajang di billboard-billboard tersebut pasti terasa agak aneh di telinga dan di hati pembacanya, dan demi mengurangi “kecurigaan” atas makna dibalik kata-kata tersebut, selalu ada tampilan visual berupa gambar yang seolah menjadi terjemahan “resmi” kata-kata tersebut.

Jika kata-kata dari iklan billboard A Mild tersebut dibaca bersama gambarnya, maka kesan paling cepat yang bisa kita dapat adalah bahwa A Mild mempromosikan kreatifitas. Sekilas, karena mempromosikan kreatifitas, kita percaya bahwa iklan tersebut adalah iklan yang bagus. Tapi jika kita mulai bertanya lebih jauh tentang keatifitas macam apa yang ditawarkan, aggapan bahwa iklan A Mild adalah iklan yang bagus akan segera hilang.


“Go Ahead” Promosi Hedonisme

“Go Ahead” bersama kata-kata yang mengiringinya di setiap kesempatan sejatinya memberikan kepada kita makna implisit bahwa tiada aturan yang dapat mencegah kita melakukan apapun. “Go Ahead” bukan hanya saja berisi seruan implisit tadi, tapi juga merusak konsep makna dengan menyandingkan kata-kata yang bertentangan dan tidak seimbang dalam satu kondisi sepadan.

“Terikat Kebebasan-Go Ahead”, “Diam Bersuara-Go Ahead”, “Berisik Kesepian-Go Ahead” adalah contoh perusakan makna dan arti sebuah konsep. Efek paling jelas ketika pemahaman kita tentang makna rusak, maka perilaku kita ketika mengejewantahkan sesuatu juga akan ikut rusak.

Maka tidak perlu heran jika banyak remaja kita yang memaknai cinta secara kebablasan hingga mengakibatkan hamil diluar nikah, kacau memaknai solidaritas sehingga permasalahan sepele diantara dua kelompok diselesaikan lewat tawuran, bingung memaknai tanggung jawab sehingga merasa berkuasa dan dapat bertindak semena-mena terhadap juniornya dan lain-lain.

“Go Ahead” telah mengajak dan mengajarkan pemuda kita untuk hidup secara hedone, suka-suka diri sendiri. Tiada ukuran tentang kebenaran, kebaikan, kesalahan, serta keburukan melainkan atas dasar kepentingan dan nafsu pribadi semata.

Maka, iklan dengan tagline “Go Ahead” ini jika ia tidak sukses menjaring pemuda untuk menjadi seorang perokok, bisa jadi ia akan sukses merayu dan menawarkan konsep hidup hedonis pada pemuda kita. Gambar serta kata-kata “Peringatan: Rokok Membunuhmu” tampaknya tidak cukup efisien untuk mencegah kerusakan pemikiran yang ditimbulkan oleh iklan A Mild ini.

Tantangan dunia pemikiran dikalangan pemuda pasti jumlahnya lebih banyak dibandingkan seluruh billboard iklan rokok dikumpulkan menjadi satu. Menyikapi tantangan yang menggunung ini, bimbingan, pembinaan serta penempaan pola fikir serta penanaman konsepsi yang benar mutlak diperlukan. 

Jika iklan A Mild saja berani untuk mengajak para pemuda kita berfikir lewat kata-kata yang berat namun memikat, akankah orangtua dan para guru berdiam diri dengan terus berkutat memakai bahasa formal penuh basa-basi kepada anak serta muridnya? Masihkah kita enggan untuk mengajak khalayak disekitar kita untuk berfikir kritis kearah yang lebih baik?

Atau kita merasa cukup dengan “hidup sederhana apa adanya, tak usah banyak bertanya karena akan merepotkan diri saja”? Pilihan ada ditangan anda, berikut segala tanggung jawab dan konsekuensi dari pilihan tersebut.

Wallahu a'lamu bisshowwab

(Eza) 

feel free to remove tag
Rokok......?

Rokok......?

No Smoking, Tidak Merokok Karena Allah

Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi, akan tetapi agama
Islam telah menurunkan nash-nash yang universal, semua hal yang membahayakan
diri, mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburkan harta adalah hal yang
haram.

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan mengapa rokok itu tidak baik :

1.Firman Allah: “Nabi tersebut menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik
dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek.” (QS. Al A’raf: 157)

Bukankah rokok termasuk barang yang jelek, berbahaya dan berbau tidak enak?

2.Firman Allah: “Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran”
(QS. Al Baqarah: 195)

Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya
seperti kanker dan TBC.

3.Firman Allah: “Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri” (QS.
An Nisa: 29)

Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan.

4.Ketika menjelaskan tentang khamr dan judi, Allah berfirman: “Dan dosa
keduanya (khamr dan judi) lebih besar daripada manfaat dua hal tersebut.”
(QS. Al Baqarah: 219)

Demikian pula dengan rokok, bahaya yang ditimbulkannya lebih besar daripada
manfaatnya, bahkan rokok sedikitpun tidak mengandung manfaat.

5.Firman Allah: “Dan janganlah engkau bersikap boros, sesungguhnya orang
yang suka memboroskan hartanya merupakan saudara-saudara setan.” (QS. Al
Isra:26-27)

Telah jelas bahwa merokok merupakan perbuatan perbuatan boros dan
menghambur-hamburkan harta benda.

6.Allah berfirman tentang makanan penduduk neraka: “Tidak ada makanan mereka
kecuali dari pohon yang berduri. Makanan tersebut tidak menyebabkan gemuk
dan tidak pula bisa menghilangkan rasa lapar.” (QS. Al Ghasiyah:6-7)

Demikian pula dengan rokok, tidak membuat gemuk dan menghilangkan rasa
lapar, sehingga rokok itu menyerupai makanan penduduk neraka.

7.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak boleh membahayakan diri
sendiri maupun orang lain.” (HR. Ahmad, shahih)

Padahal rokok itu dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain serta
menyia-nyiakan harta.

8.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya Allah itu
membenci tiga perkara untuk kalian, (yakni) berita yang tidak jelas,
menghambur-hamburkan harta dan banyak bertanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Padahal merokok termasuk membuang harta.

9.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: ”Setiap (dosa) umatku
dimaafkan (akan diampunkan) kecuali orang yang terang-terangan berbuat
dosa.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Artinya setiap umat Islam itu akan memperoleh pengampunan kecuali orang yang
berbuat dosa dengan terang-terangan, sebagaimana para perokok yang merokok
tanpa rasa malu-malu, bahkan mengajak orang lain untuk berbuat kemungkaran
seperti mereka.

10.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa beriman kepada
Allah dan Hari Akhir maka janganlah ia mengganggu tetangganya.” (HR.
Bukhari)

Bau tidak sedap karena merokok sangat mengganggu istri, anak dan tetangga
terutama malaikat dan orang-orang yang shalat di masjid.

11.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidaklah dua telapak kaki
seorang hamba bisa bergeser pada hari kiamat sebelum ditanya mengenai empat
perkara, (yakni) tentang kemana ia habiskan umurnya; untuk apa ia gunakan
ilmunya; dari mana ia memperoleh harta dan kemana ia belanjakan; untuk apa
ia pergunakan tubuhnya.” (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani dalam
kitab Shahih Al Jami dan Kitab Silsilah Shahihan)

Padahal seorang perokok membelanjakan hartanya untuk membeli rokok . Benda yang sangat berbahaya bagi tubuh dan mengganggu orang lain yang
berada di dekatnya.

12.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barang yang dalam jumlah
besarnya dapat memabukkan, maka statusnya tetap haram meski dalam jumlah
sedikit.” (HR. Ahmad dan lain-lain, shahih)

Padahal asap rokok dalam jumlah banyak dapat memabukkan, terutama untuk
orang yang tidak terbiasa merokok; atau pada saat perokok menghisap asap
dalam jumlah yang banyak maka orang tersebut akan sedikit mabuk. Hal ini
telah ditegaskan oleh seorang dokter dari Jerman dan seorang perokok yang
pernah mencoba, sebagaimana penjelasan di atas.

13.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa makan bawang
merah atau bawang putih maka hendaklah menjauhi kami, masjid kami dan
hendaklah ia berdiam saja di rumahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagian orang tidak bisa menerima pengharaman rokok meski dalil-dalil yang
menunjukkan keharaman rokok itu banyak sekali sebagaimana di atas. Khusus
bagi perokok yang masih suka berkilah tersebut, maka kami katakan, “Jika
rokok tidak haram mengapa mereka tidak merokok di masjid atau tempat suci
yang lain. Namun kalian malah memilih merokok di tempat pemandian umum,
tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat yang terlarang?”

Sebagian orang ada yang beralasan bahwa merokok itu makruh saja. Sebagai
jawaban kami katakan, “Jika hukumnya makruh lalu mengapa kalian hisap.
Bukankah makruh itu lebih dekat kepada haram daripada ke halal!

Perhatikanlah hadits Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

“Sungguh hal yang halal itu jelas dan haram pun juga sudah jelas. Namun di
antara keduanya terdapat perkara-perkara yang tidak jelas. Kebanyakan orang
tidak mengetahui perkara-perkara tersebut. Barangsiapa berhati-hati terhadap
hal yang tidak jelas statusnya, maka sungguh ia telah menjaga agama dan
kehormatannya. Barangsiapa yang terjerumus dalam perkara yang tidak jelas,
sungguh ia telah terjerumus dalam perkara yang haram. Seperti seorang
penggembala yang menggembalakan ternaknya di dekat daerah larangan, ia akan
segera menggembala di daerah larangan tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)