PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

DAFTAR KORBAN EXTRA JUDICIAL KILLING Densus88

DAFTAR KORBAN EXTRA JUDICIAL KILLING Densus88

DAFTAR KORBAN EXTRA JUDICIAL KILLING (PEMBUNUHAN DI LUAR PROSES
HUKUM) DENSUS 88 SEJAK TAHUN 2003 SAMPAI DENGAN 2016

1.Ichwanudin (2003)
2.Arman (Malang, 2005)
3.Jabir (Wonosobo, 2006)
4.Abdul Hadi (Wonosobo,2006)
5.Dedi (Poso, 2006)
6.Riansyah (Poso, 2006)
7.11 Orang Tidak Diketahui Namanya Dibunuh Bersamaan Dengan Terbunuhnya
Riansyah (Poso, 2006)
8.Icang (Poso, 2007)
9.Rasiman (Poso, 2007)
10.Wiwin (Poso, 2007)
11.Yusuf (Poso. 2007)
12.13 Orang Tidak Diketahui Namanya dan Bukan DPO (22 Januari 2007)
13.Munajib (Jogja, 2007)
14.Air Setyawan (Bekasi, 2009)
15.Eko Peyang (Bekasi, 2009)
16.Ibrahim (Temanggung, 2009)
17.Urwah (Solo, 2009)
18.Susilo Adib (Solo, 2009)
19.Aji (Solo, 2009)
20.13 Tidak Diketahui Namanya (Aceh, 2010)
21.Iwan Suka (Aceh, 2010)
22.Anas (Bima, 2013)
23.T.Marzuki (Aceh, 2010)
24.Dulmatin (Pamulang, 2010)
25.Ridwan (Ciputat, 2010)
26.Hasan Noer (Ciputat, 2010)
27.Ridwan (Jakarta, 2010)
28.Hasan Blackbery (Jakarta, 2010)
29.Jajang (Aceh, 2010)
30.Enceng Kurnia (Aceh, 2010)
31.Maulana (Cawang, 2010)
32.Udin (Cawang, 2010)
33.Hasdi (Cawang, 2010)
34.Ujang (Cawang, 2010)
35.Mr. X (Cawang 12 Mei 2010)
36.Yuli Karsono (Klaten, 2010)
37.Saptono (Cikampek, 2010)
38.Mr. X (Cikampek, 2010)
39.Dani Ajo (Medan, 2010)
40.Deni Yuki (Medan, 2010)
41.Ridwan (Medan, 2010)
42.Johnson, Diakui Salah Tembak Oleh Densus 88 (Medan, 2010)
43.Hendro (Sukoharjo, 2011)
44.Sigit Qordowi (Sukoharjo, 2011)
45.Nur Imam, Pedagang Angkringan Saksi Mata Penembakan Sigit Qordowi
(Sukoharjo, 2011)
46.Fauzan (Poso, 2011)
47.Faruk (Poso, 2011)
48.Kholid Tumbigo (Poso, 2012)
49.MN, (Aceh, 2012)
50.Hendra Endar (Tangerang Selatan, 2012)
51.Dede (Tangerang Selatan, 2012)
52.Syamsudin (Makasar, 2012)
53.Kholili (Makasar, 2012)
54.HN (Bali, 2012)
55.AG (Bali, 2012)
56.UH (Bali, 2012)
57.DD (Bali, 2012)
58.Abu Hanif (Bali, 2012)
59.Farhan (Solo, 2012)
60.Muchsin (Solo, 2012)
61. J (Poso Utara, 2012)
62.Andri (Trenggalek, 2013)
63.2 Orang Tidak Diketahui Namanya (Trenggalek, 2013)
64.Asmar (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
65.Ahmad Kholil (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
66.Abdil Qodir (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
67.Arbain (Makasar, 2013)
68.Ramli (Makasar, 2013)
69.Roy (Dompu, 2013
70.Bahtiar (Dompu, 2013)
71.Andi (Dompu. 2013)
72.Budi Syarif (Bandung, 2013)
73.Bang Junet (Bandung, 2013)
74.Budi Angga (Bandung, 2013)
75.Abu Robban (Batang, 2013)
76.Sirajudin Eja (Dompu, 2013)
77.Rizal (Tulungagung, 2013)
78.Dayat (Tulungagung, 2013)
79.Hidayat (Ciputat, 2013)
80.Nurul Haq (Ciputat, 2013)
81.Fauzi (Ciputat,2013)
82.Rizal (Ciputat, 2013)
83.Hendi (Ciputat, 2013)
84.Edo (Ciputat, 2013)
85.Ahmad Bondan (Poso, 2013)
86.Suardi (Bone, 2013)
87.Nurdin, Ditembak Saat Melaksanakan Sholat (Dompu, 2014)
88.Ahfan (Poso Pesisir, 2014)
89.Tukang Kayu (Poso Pesisir, 2014)
90.lham Syafi'i (Bone Bone, 2015)
91.Rony (Kediri, 2015)
92.Daeng Koro (Parigi Utara, 2015)
93.Farid (Parigi Utara, 2015)
94.Eno Lampe (Poso, 2015)
95.Aziz Masamba (Poso, 2015)
96.Bado (Poso, 2015)
97.Siyono (Klaten, 2016)
98.Fajar Can (Bima, 2016)
99.Vonda (Poso, 2016)

TOTAL KORBAN BERJUMLAH 132 ORANG YANG TERCATAT. SEMOGA TIDAK ADA
YANG TERLEWAT. JIKA ADA YANG MENGETAHUI KORBAN LAIN DAN BELUM
TERCANTUM MOHON DITAMBAHKAN.
APAKAH KEBRUTALAN INI LAYAK UNTUK DIBIARKAN DAN KITA DIAM ATAS HAL
TERSEBUT ???
INGAT SEMUA KITA AKAN DITANYA DIHADAPAN ALLAH SUBHANAHU WA
TA’ALA JIKA KITA MEMBIARKAN KEBRUTALAN INI TERUS TERJADI
SAATNYA DENSUS 88 DIEVALUASI, DIAUDIT KINERJANYA DAN KEUANGANNYA
SECARA TOTAL. HENTIKAN KEBRUTALAN PEMBUNUHAN TERHADAP WARGA
NEGARA INDONESIA.

API KARTINI ,TAUFIK ISMAIL DAN PRAMODYA

API KARTINI ,TAUFIK ISMAIL DAN PRAMODYA

API KARTINI

Beberapa hari lalu kita dibuat kaget dengan berita Taufiq Ismail yang dituduh sebagai provokator. Puisi Taufiq Ismail dituduh "memfitnah" PKI dalam sebuah seminar. Kita jadi bengong, Kok PeDe banget panitia dan peserta seminar Komunisme itu membalikan fakta ?! Sepertinya posisi mereka semakin menguat sehingga berani unjuk gigi :-(

Taufiq Ismail yang dulu aktif menyerang Pramudya yang aktif di Lekra tentu tak rela jika Ilham Aidit mengaku sebagai pihak terdzalimi. Udah nyata-nyata PKI membantai ribuan warga Indonesia, Eeee ngakunya pihak terdzalimi

Tau nggak sih, Dulu Lekra mati-matian mengusung penokohan Kartini. Bahkan Pramudya membentuk tim riset khusus "API KARTINI" utk kepentingan tersebut. Tim riset ini bolak-balik Jakarta - Jepara - Rembang - Solo - Semarang - Blora. Jauh sebelum Soekarno mentahbiskan Kartini sebagai pahlawan di tahun 1964, Gerwani sudah membuat majalah Kartini

Majalah tersebut menjadikan Kartini role model wanita Indonesia. Berhubung masa itu PKI beserta anteknya menguasai Indonesia, Maka mudah saja bagi PKI mngusulkan nama tersebut menjadi pahlawan

Bukan, Bukan saya menuduh Kartini komunis. Sama sekali bukan. Saya hanya ingin menunjukan betapa Lekra, Gerwani dan PKI begitu getol mengusung dan mentahbiskan Kartini. Hasil riset tim API KARTINI itu menghasilkan buku "Panggil Aku Kartini Saja" ditulis oleh Pramudya Ananta Toer. Buku ini merupakan pandangan kaum kiri terhadap Kartini

Bukan, Bukan saya mengecilkan API KARTINI. Saya cuma kurang puas saja... Karena begitu banyaaaaaakkkkk perempuan pejuang Indonesia lainnya yang lebih riil perjuangannya dari Kartini. Ada Rohana Kudus, Malahayati, Ratu Kalinyamat, Siti Aisyah We Tenriolle, Dll. Perjuangan mereka riil, Bukan sebatas wacana saja... Tapi mereka terlupakan...

Tim riset Undip beserta Pemda Jepara pernah mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan... Tapi usul ini belum disetujui. Padahal Ratu Kalinyamat sangat berjasa menghadang penjajahan Portugis di Indonesia. Ratu Kalinyamat dengan gagah berani menyerang Portugis di Selat Malaka hingga dua kali. Sebanyak 7000 prajurit Jawa syahid dalam penyerbuan ini. Makam mereka memenuhi selat malaka. Tak terhitung yang terkubur di laut...

Atau Siti Aisyah We Tenriolle, Ratu Cendekia dari Sulawesi. Ia sudah membuat sekolah utk perempuan jauuuuuhhhh sebelum Kartini lahir. Ia juga menulis epos "LaGaligo" yang merupakan epos terpanjang di dunia melebihi Mahabharata.
Apa kita orang Jawa pernah mendengar nama We Tenriolle ? Tidak kan...

Atau Rahmah El-Yunusiyyah yang mendapat gelar Syaikhah (profesor) dari Univ Al-Azhar Kairo. Kurikulum buatan Rahmah di Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang dicontoh oleh Al-Azhar... Masya Allah... Luar biasa sekali

Dan masih banyaaaaakkkk sederetan nama-nama perempuan Indonesia lainnya yang pantas mendapat gelar pahlawan. Untuk lebih jelasnya silakan baca buku saya yang berjudul "Perempuan Pejuang, Jejak Perjuangan Perempuan Islam Nusantara dari Masa ke Masa"

Buku ini saya susun sebagai bentuk penghargaan terhadap para perempuan pejuang Indonesia yang terlupakan..."

Ditulis oleh ibu Widi Astuti

Ahok Hebat

Ahok Hebat

Gubernur dan Ajudan

Tuan Gubernur : Hebat mana gue atau Anggota DPRD itu?

Ajudan : Hebat anda tuan.. Anggota DPRD salah sebut UPS langsung dibully.. sedangkan anda nyebut taik, bajingan, bangsat, brengsek, goblok berkali2 gak ada yang nge-bully Anda tuan..

Tuan Gubernur : Loe bener juga ya.. kalau gue dengan KPK hebat mana?

Ajudan : Hebat anda Tuan.. Kasus sumber waras sudah ada sejak tahun 2014, lahan HGB yang otomatis akan kembali menjadi milik pemerintah tahun 2018 malah anda beli seharga 755 miliar ke swasta, dengan transaksi cek tunai mencurigakan saat malam tahun baru dan saat bank tutup.. Belum lagi kasus suap reklamasi yang melibatkan Staf Ahli anda Tuan.. Hebatnya Anda adalah.. KPK belum menemukan niat jahat.. Anda memang sakti tuan..

Tuan Gubernur : Haha.. Gak salah Cagub sebelah bilang gue sakti.. Kalau gue sama ketua BPK hebat mana?

Ajudan : Yaa.. masih hebat anda tuan.. IAEA, badan nuklirnya PBB yang audit BPK kita... tapi anda bisa mengatakan BPK kita auditnya NGACO..

Tuan Gubernur : (Tersenyum) Betul.. Betul.. Kalau gue dengan Menteri hebat mana?

Ajudan : Tentu masih hebat anda tuan.. Contohnya reklamasi teluk jakarta.. Menteri susi meminta reklamasi dihentikan, tapi nyatanya reklamasi jalan terus.. tanpa Perda, tanpa Amdal.. Pulau reklamasi dibuat diatas laut, tapi Anda mampu mengalahkan Menteri Kelautan.. Anda memang luar binasa tuan..

Tuan Gubernur : Ha..ha..ha.. Gue gitu loh.. Kalau gue dengan Calon Gubernur lain hebat mana?

Ajudan : Masih hebat anda tuan.. Calon gubernur lain masih dicari-cari kesalahannya.. sedangkan Anda minum bir.. mau legalisasi miras.. prostitusi.. sertifikat PSK.. Atau mengenai adik anda yang masuk daftar Panama Papers.. tapi orang-orang adem ayem saja kan?

Teroris di Indonesia Fakta atau Fiksi

Teroris di Indonesia Fakta atau Fiksi

Dikutip dr Fb. Akhi Arifuddin, dari status fb akhi Bambang Widianto:

TERORIS DI INDONESIA, FAKTA ATAU FIKSI?
3 tahun lalu sy pernah ngobrol santai dgn Letkol TNI (Purn) Petrus Sunyoto, Kopassus yang pernah meraih penghargaan dari Presiden RI sebagai “Prajurit Terberani TNI”.

Di dinding kantornya banyak piagam2 penghargaan khususnya yg berkaitan dgn pelatihan anti teror diberbagai negara. Bahkan ada piagam utk beliau dari Green Baret USA sebagai instruktur strategi perang grilya.

Melihat piagam2 itu membuat sy terkagum2 kpd beliau. Piagam2 itu juga mengusik pikiran sy utk bertanya banyak hal, terutama apakah benar ada teroris di indonesia ini? Krn beliau adalah termasuk pasukan yg pertama2 dilatih anti tetor.

Beliau menjawab bahwa tidak ada itu teroris di indonesia. Yg ada adalah org2 yg marah krn sakit hati kepada pemerintah, yg tdk tau harus mengadu kemana lagi krn selalu dicuekin.
Sy membantahnya, krn di tv dan media lainnya disajikan berita2 penangkapan teroris.

Beliau tersenyum atas bantahan sy tersebut. Dia jelaskan bhw protap penanganan teroris tdk spt itu. Semuanya harus senyap. Beliau mencontohkan ttg operasi penangkapan Osama. Kapan operasinya? Siapa yg beroperasi? Mana mayatnya? Semuanya senyap!
Trus, sy tanya lagi, kenapa operasi anti teror di indonesia itu heboh? Bahkan ada yg diliput live oleh media. Dia kembali tersenyum, itu bukan operasi anti teror, itu operasi pencitraan, atau operasi pengalihan isu, atau operasi dgn misi tertentu, tegasnya. Kemudian beliau bertanya kpd sy, kenapa pasukan anti teror itu bukan kopassus? Kan kopassus yg paling ahli menangani teror? Sy menggeleng gak tau.

Beliau jelaskan, bahwa klu kopassus atau tni yg lain yg disuruh menangani anti teror maka kesatuan itu gak bakal mau disuruh2 merekayasa. Makanya yg ditugasi adalah kesatuan yg mau disuruh2 merekayasa. Oh, gitu toh....

Sayang, tahun 2014 yg lalu beliau dipanggil Yang Maha Kuasa, innalillahi waina ilaihi rojiun. Selamat jalan komandan, banyak kisah2 yg engkau ceritakan ke sy yg msh melekat dibenakku. Engkau adalah pelaku sejarah yg selalu kukagumi.

Inilah Identitas Wartawan Indonesia yang Bertemu Perdana Menteri Israel

Islamedia – Identitas para wartawan Indonesia bertemu perdana menteri israel Benyamin Netanyahu akhirnya terungkap dan nama medianya.

Nama-nama yang berhasil dikenali antara lain  Abdul Rakhim (Jawa Pos), Tomi Aryanto (Tempo), James Luhulima (Kompas) dan Margareta (MetroTV).

Kunjungan para wartawan dari media mainstream ini menuai kecaman dari publik Indonesia yang sangat menolak penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina dan sekaligus menodai hubungan baik bangsa Indonesia dengan bangsa Palestina.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa sejumlah wartawan Indonesia bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, senin(28/2016).

Pertemuan tersebut bocor kepublik setelah Kementrian Luar Negeri Israel memposting pertemuan tersebut melalui situs resmi Kemenlu Israel mfa.gov.il.[islamedia/mh]

I see humans, but no humanity

Aku melihat manusia, tapi tanpa hati. menerjang membungkus teror dengan slogan anti teror.

Aku melihat manusia, tapi tanpa hati.
Menjadi binatang di hadapan manusia beradab, menjadi teroris di hadapan teroris.

Aku melihat manusia, tapi tanpa akal.
Berteriak teroris padahal teroris, berpikir anti teror tapi menebar teror.

Aku melihat manusia, tapi tanpa nyali.
Menista dan menghilangkan nyawa guru ngaji, tapi menjadi banci tak kunjung hengkang ke belantara papua.

Aku melihat manusia, tapi tanpa kehormatan.
Menjadi sekumpulan teror resmi yang di persenjatai.

Aku melihat manusia, tapi aku ragu apa mereka benar2 manusia...

I see humans, but no humanity...

Ini Cara Keluarga Ichsanuddin Noorsy Menghindari Riba

Ini Cara Keluarga Ichsanuddin Noorsy Menghindari Riba

Saat ini masyarakat dicekoki dengan sistem ribawi yang salah satunya melalui penjualan barang cara kredit. Jika ingin membeli motor misalnya, dimana-mana hadir perusahaan leasing yang menawarkan kredit dengan biaya muka yang murah. Akhirnya, banyak orang yang mengikuti sistem ribawi tersebut, demi mendapatkan kendaraan yang diinginkannya.

Ekonom Dr. Ichsanuddin Noorsy punya cara menanggani hal tersebut. Yaitu dengan cara kekeluargaan, mengaplikasikan sikap tolong menolong dalam keluarga.

"Keluarga saya juga butuh kendaraan, tapi tidak ada satupun yang kredit motor atau mobil. Keluarga saya ada 59 KK, saya bisa kelola, saya bilang ke mereka yang mau beli barang agar belinya tunai, kalau tidak ada uang kita atur dalam keluarga," ujarnya saat berbincang dengan Suara Islam Online di kediamannya di Jakarta, Rabu (2/3) lalu.

Ia mencontohkan lainnya, saat ada keluarga yang mau beli rumah. "Kita tanya ada uang berapa, kalau kurang kita bantu bayarkan dulu, sisanya nanti diatur di keluarga, jadi dia gak kena riba," kata Noorsy.

Selain keluarga, cara tersebut ia terapkan juga dalam komunitas usahanya.

Sebagai muslim yang ajarannya sempurna, menurutnya, jangan sampai terbawa arus sistem yang tidak diridhai Allah SWT. "Anda tidak boleh jadi budak kapitalis dan tidak boleh jadi budak sosialis, anda harus menjadi sosok yang rahmatan lil alamin," tandasnya.

red: adhila