PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

10 Ciri Teman yang Buruk (Panduan memilih teman yang baik)

10 Ciri Teman yang Buruk (Panduan memilih teman yang baik)

10 Ciri Teman yang Buruk
(Panduan memilih teman yang baik)

Analisis temanmu dengan panduan ini. apakah dia teman yang baik?

“Show me your friends and i’ll show your future”. Ingin tahun ini menjadi masa depan yang baik bagi anda?

Menemukan teman yang baik tidak semudah yang kita pikirkan. Terkadang kita harus memiliki keberanian untuk melepas suatu hubungan pertemanan, sebelum hubungan itu berlangsung lebih jauh.

Ada pepatah yang mengatakan, “You become like the 5 people you spend the most time with. Choose carefully.” Ingin memiliki hidup yang berkualitas dan baik? Pilih teman anda.

Pertanyaannya adalah, type teman seperti apa yang harus dilepaskan?

1. Tukang Gosip
Dia seringkali menggosip tentang orang lain, tanpa tahu apakah hal tersebut benar adanya atau tidak. Dia tidak segan untuk mengumbar rahasia kamu pada orang lain dengan sengaja. Teman seperti ini sukar dipercaya, dia tidak bisa membedakan hal apa yang perlu diceritakan dan yang tidak seharusnya diungkapkan. Hati-hati jika bercerita kepadanya!

2. Pencemburu
Dia memberikan respon negatif terhadap hal-hal yang terjadi dalam hidup kamu. Entah itu prestasi dalam pekerjaan atau kekasih baru, tapi kamu merasa tidak didukung atau tidak turut berbahagia untuk kamu. Orang yang seperti ini gampang merasa cemburu, respon negatif membuatmu merasa kesal. Jika temanmu tidak mendukung atau bahagia atas hidup kamu, mereka bukanlah teman sejati.

3. The Social Climber
Dia memanfaatkan pertemanan kamu untuk mendapat kesempatan mendekati semua teman-teman kamu untuk kepentingan pribadinya. Hal ini menjadi masalah jika kamu memiliki ruang lingkup sosial yang besar. Teman seperti ini berupaya keras untuk dekat dengan teman-teman kamu yang lain dan membuat rasa tidak nyaman, berarti tipe ini harus kamu hindari.

4. Self-Centered
Kamu belum selesai bercerita tapi dia malah membicarakan dirinya sendiri, inilah tipe orang yang terobsesi dengan dirinya dan tidak terlalu peduli dengan orang lain. Saat kamu bercerita dengan antusias tentang kakakmu yang akan menikah, dia menanggapinya dengan sepatu yang baru ia beli. Tipe ini mendominasi percakapan kalian tentang dirinya sendiri saja.

5. Musuh Dalam Selimut
Tipe ini terlalu sering mengkritik kamu dan menjatuhkan setiap keputusan yang kamu ambil. Persaingan yang tidak membangun akan merugikan kamu dalam berkembang. Apalagi jika kamu bekerja di kantor yang sama, ide baru kamu kerap kali “dicuri” dan menghalangi kamu untuk tampil bersinar.

6. Tukang Galau
Hampir setiap hari dia memuat status galau di social media. Dunianya seakan-akan tidak disinari matahari. Setiap perkataan kamu yang berusaha menghiburnya seperti masuk dari kuping kanan langsung keluar dari kuping kiri. Teman seperti ini akan menguras energi dan pikiran kamu. Oya, tipe ini juga sangat sensitif.

7. Haus Perhatian
Teman yang seperti ini tidak mengenal kata “mendukung”. Dia selalu mencari perhatian, merasa dirinya paling pintar dan paling populer. Sepertinya dia tidak bahagia jika kamu menjadi pusat perhatian. Ingat, teman yang baik saling mendukung satu sama lain.

8. Unhelpful
Sebagai teman yang baik, kamu selalu ada untuk menolongnya. Namun saat kamu membutuhkannya, dia malah sibuk sendiri, Teman seperti ini hanya muncul saat mereka ingin minta tolong padamu. Hatimu memang tidak tega setiap kali dia meminta bantuan, tapi kamu harus belajar mengatakan tidak untuk hal-hal yang tidak penting. “A friend in need is a friend indeed”

9. Pelit
Setiap kali kalian bertemu dan hangout, dia tidak pernah sekalipun menawarkan untuk membayar makanan/minuman yang dipesan bersama. Bukan karena dia tidak punya uang, tapi dia memang pelit. Dia juga sering perhitungan padahal untuk kepentingan bersama. Sekali dua kali tidak masalah, tapi jika ini kerap terjadi, dia hanya merugikan kamu.

10. Munafik
Tipe teman seperti ini bisa dibilang orang yang “bermuka-dua”. Apa yang dia katakan berbeda dengan apa yang dia lakukan. Dia sering berpura-pura, tidak terbuka dan tidak apa adanya. Biasanya berbohong adalah salah satu kebiasaannya. Mirip seperti tipe penggosip, sulit dipercaya dan sebaiknya dihindari.

Ada beberapa hubungan pertemanan yang hanya bertahan dalam 1 musim. Belajarlah dari setiap hubungan itu. Persahabatan sejati dibangun dalam kasih, kepercayaan, kejujuran, keterbukaan dan berlangsung dalam proses waktu yang tidak sebentar. Pertemanan juga mengalami up and down, musim dingin dan musim panas. Menemukan teman sejati memang sulit, tapi saat kamu menemukannya, hidupmu akan lebih baik bersama mereka daripada bertahan dengan salah satu dari 10 tipe teman diatas.

Selain itu hidupi 10 panduan tersebut untuk menjadikan anda menjadi teman yang baik bagi teman anda. Pertemanan yang baik butuh orang-orang yang baik juga, bukan hanya satu orang baik saja.

semoga bermanfaat dan mari ingatkan sesama

======================================================

Miliki buku terbaru kami Success Begins With Character

Buku ini akan melengkapi anda dari sisi paradigma dan ide pengajaran kreatif serta pembentukan lingkungan yang baik untuk pendidikan karakter.

Kini anda sudah bisa mendapatkannya secara online, hanya Rp 119.000 Sudah termasuk ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia.

Buku ini dicetak terbatas dan tidak dijual ditoko buku manapun, pemesanan buku hanya dapat dilakukan secara online melalui website kami
www.pendidikankarakter.com/success-begins-with-character
Ruh Yang Saling Cocok

Ruh Yang Saling Cocok

Sejak di alam ruh, hati kita memang sudah terpaut.
Pernah terbetik kalimat itu?
ini bukan semata kalimat khusus untuk si ehem lho ya, tapi lebih kepada siapapun. Ke seorang teman yang padahal baru saja kita kenal beberapa detik .. ketemu, ngobrol, dan langsung terasa seperti pernah mengenalnya dan begitu dekat, disatu tempat yang entah dan dimasa yang entah ..

Ajib memang, betapa terkadang bersamaan tinggal dalam lingkungan yang sama, kegiatan yang sama, dari kecil hingga dewasa, tapi tetap saja hati merasa biasa. Dibilang jauh, enggak.

Dibilang deket, nggak juga. Kalau jauh deket, itu metromini .. kalau jauh dimata deket dihati, nah bisa jadi ... kalau jauh dihati deket dimata? ah sudahlah, ... itu kan bulu mata!

Kembali ke persoalan jauh dekatnya interaksi kita dengan orang-orang diluar sana. Sebagian mereka ada yang berstatus, teman biasa. Ada yang teman dekat, ada yang deket banget dan deket aja.

Lama sebentarnya kebersamaan, gak lantas menjamin dia akan selalu bersama kita. Bisa jadi masa bertahun-tahun, kemudian hilang blas begitu saja dalam sekejap. Kok bisa?

ya bisa aja, manakala seragam ruhnya sudah berganti.

Perhatikan gambar, betapa yang putih, akan berkumpulnya dengan yang putih, begitu juga barisan tentara lainnya. Coba deh 1 saja yang putih menyelinap ke barisan biru,

Dia akan asing sendiri disana, dan barisan biru pun akan asing dengan si putih tersebut.

-------------------------------

الأَرْوَاحُ جُنُوْدٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَا مِنْهَا اخْتَلَفَ

“Ruh-ruh itu seperti tentara yang berhimpun yang saling berhadapan. Apabila mereka saling mengenal (sifatnya, kecenderungannya dan sama-sama sifatnya) maka akan saling bersatu, dan apabila saling berbeda maka akan tercerai-berai.”

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu dan diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 3336 secara mu’allaq dari ‘Aisyah radhiyallâhu ‘anha.

Dalam Musnad Imam Ahmad diceritakan, bahwa asbabul wurud hadis ini yaitu ketika seorang wanita penduduk Makkah yang selalu membuat orang tertawa hijrah ke Madinah, ternyata dia tinggal dan bergaul dengan wanita yang sifatnya sama sepertinya.
Yaitu senang membuat orang tertawa.
Karena itulah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengucapkan hadits ini. [1]

Al-Imam An-Nawawi mengatakan dalam Syarah Muslim (16/pada hadits no. 2638):

“Para ulama mengatakan, maknanya mereka adalah sekelompok manusia yang berkumpul atau manusia yang bermacam-macam lagi berbeda-beda.

Ruh-ruh itu saling mengenal karena suatu perkara yang Allah Subhânahu wa Ta’âlâ menciptakan ruh-ruh itu di atasnya..”

Ada yang mengatakan, karena mereka dijadikan Allah Subhânahu wa Ta’âlâ di atas sifat-sifat yang saling mencocoki dan tabiat yang saling bersesuaian.

Ada yang mengatakan, karena mereka diciptakan secara bersama kemudian jasad mereka saling berpisah, sehingga yang mencocoki tabiat yang lain, dia akan bersatu dengannya.

Dan yang saling berjauhan tabiatnya maka dia akan lari dan menyelisihinya.

Al-Khaththabi dan lainnya berkata bahwa persatuan mereka adalah kebahagiaan atau kesengsaraan ketika Allah Subhânahu wa Ta’âlâ menciptakan mereka pada awalnya.

Dan ruh-ruh itu terbagi menjadi dua kelompok yang saling berlawanan, jika jasad-jasad itu saling bertemu di dunia maka mereka akan bersatu atau berselisih sesuai yang mereka diciptakan di atasnya.

Sehingga orang yang baik cenderung kepada orang yang baik, dan orang yang jahat juga cenderung kepada orang yang jahat.

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,

‘Ruh itu sebuah tentara yang dipersiapkan akan bertemu dengan yang sepadan.

Sebagaimana kuda, jika dia cocok maka akan menyatu dengannya, dan bila tidak akan berpisah’.”

Dan di dalam suatu permisalan:

وكل من شكله يرغب

Setiap orang yang memiliki persamaan bentuk dengan orang lain, maka dia akan mencintainya

Dalam permisalan yang lain:

إن الطيور على أشكالها تقع
فكل يرغب في مثله

Sesungguhnya burung-burung itu akan bertengger bersama burung yang sama bentuknya sehingga setiap orang akan mencintai yang semisal dengannya.

Selain itu, di dalam hadits ini terdapat dalil bahwa ruh-ruh diciptakan sebelum jasad, dan bahwa ruh itu merupakan makhluk, ketika bersatu atau berpisah bagaikan sebuah pasukan bila bertemu dan berhadapan.

Hal ini karena Allah subhanahu wa ta’ala telah menjadikannya ada yang beruntung dan ada pula yang celaka.

Setelah itu jasad yang menjadi tempat ruh akan bertemu di dunia, maka akan bertemu atau berpisah sesuai dengan keserupaan atau tidaknya, yang telah diciptakan baginya di awal penciptaannya.

Sehingga engkau melihat seseorang yang baik akan mencintai yang baik, dan orang yang jahat akan senang kepada yang serupa.

Dan masing-masing dari keduanya akan lari dari lawannya.

Fyuhhhh, mantappp bukan?

bahwa ternyata urusan pertemanan, dekat jauhnya kita dengan seseorang, jauh-jauh abad yang lalu pun, sudah digambarkan dalam Islam.

So,

Man may come,
Man may go ..

Seseorang bisa saja datang, seseorang bisa saja pergi.

Yang datang kadang bisa menetap lama, atau hanya singgah sejenak kemudian pamit pergi.

Kehidupan selalu mengajarkan kita,

Bertemu, bersama, kehilangan, memiliki dan melepaskan.

Betapa kehidupan juga selaaaalu membuat kita seperti seorang ibu yang mencuci pakaian, hati kita adalah pakaian basah yang diperas tersebut.

Diperasssss hingga titik air penghabisan ..

Udah mencoba sabar, bertahan, sok kuat, sok tangguh ...

Teteupppp .. ada aja saat dimana kedua tangan kita kewalahan menampung airmata kita sendiri

Bagaimanapun, ..

Hidup harus terus berjalan, bukan?

“Semakin banyak dan semakin sering kita berinteraksi dan bertemu dengan banyak orang, maka semakin banyak pula kita belajar memahami, dan semakin lembutlah hati kita.

Jangan khawatir bada benturan yang akan ada, karena dari sanalah kita akan belajar.

Perbedaan itu fitrah, yang membuat kita jadi saling mengerti.”

Nah, semua ini berlaku untuk pertemanan, hingga pertemuanmu dengan seseorang yang mungkin kini telah menjadi partner hidupmu.

Jikalah bukan karena kesamaan seragam ruh, mana mungkin kalian terus bersama hingga saat ini?

Maka,

Tambal kekurangannya dengan kelebihanmu, dan jadikan kelebihannya sebagai pembelajaran utk kekuranganmu

Eh iya, yang belum menemukan partner se-seragam ...
InsyaAllah dengan selalu memohon kepada Yang Maha Mentenagai, mintalah selalu daya tambahan untuk terus menjalani takdirmu, terus, dan terusss .... hingga pada akhirnya langkahmu sampai jua pada partner se-seragammu.

Man saaro 'ala darbi washola ..

siapa yang berjalan, pasti sampai.

‪#‎Semangat‬!

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10152961351672296&set=a.36287912295.43566.761012295&type=1&theater

Renungan Seberapa Banyak Teman Chating BBM Whatsapp

Renungan Seberapa Banyak Teman Chating BBM Whatsapp

Nonton Pertandingan 90 menit

Nonton serial Film 60 menit

Nonton Movie 130 menit

Tunaikan Shalat hanya 5 menit saja

Di dalam api neraka jahannam sepanjang hayat
Untuk Akal yang maju !!

�� Renungkan!

Di Whatsapp 300 Kawan
Di blackberry 500 kawan
Di contacts phone 80 Kawan
di Kampung 50 Kawan
Dalam Keadaan susah hanya ada 1 kawan.
Dalam Jenazah mu, Hanya keluargamu saja yang mengurusi.
Dalam Kubur hanya kau sendirian.

Jangan anggap Aneh kenyataan ini.. ��

Sebab memang seperti ini lah kenyataan Hidup..

Duduk setelah salam dari shalat yang telah di wajibkan adalah waktu yang paling mulia sebab Pada waktu itu Turun Rahmat Allah Azza wajalla.

Jangan tergesa-gesa berdiri, Bacalah Istighfar, bertasbih lah, Baca ayat Al-kursi, dan jangan Lupa bahwa sesungguhnya engkau berada dalam jamuan dzat yang maha Rahman Azza wa jalla.
فإذا فرغت فانصب والى ربك فارغب

Apabila kamu telah selesai, kerjakanlah dengan bersungguh-sungguh dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

�� Tahu kenapa Kalimat La ilaha Illallah tidak sampai menggerakkan bibir jika di ucapkan
Sebab ini adalah Rahmat Dari Allah ke atas orang islam, supaya jika maut menghampiri dengan mudah ia menyebutkan kalimat itu.

Mudah-mudahan tangan yang mengirim dan menyebarkan ini kelak tidak sulit untuk melafadzkan kalimat La ilaha Illallah.

Amin
Belajar soal Rezeki dari Kakek Penjual Rujak

Belajar soal Rezeki dari Kakek Penjual Rujak

HARI ini hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh di teras ruko.
Beliau saya pinjamkan tempat duduk dari dalam toko. Masih penuh gerobaknya dengan buah-buah tertata rapi.

Kulihat dari dalam toko beliau membuka buku kecil. Rupanya sebuah alquran. Beliau begitu tekun dengan Al-Qurannya.

Sampai jam setengah 11 hujan tak kunjung berhenti.

Saya mulai risau karena sepi pembeli.

Saya keluar sekadar memberikan air minum kemasan dan beberapa butir kurma.
Tidak ada sedikitpun raut gelisah terlihat di wajahnya.

“Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak… ” Kataku sambil menatap gerobaknya. “Masih banyak banget.”

Beliau tersenyum, “Iya bu.. Mudah-mudahan ada rejekinya.. .” jawabnya.
“Aamiin,” kataku.
“Kalau gak abis gimana, Pak?” tanyaku penuh iba…

“Ya.. Kalau gak abis ya risiko, Bu… Kalau yang gak bisa sampai besok kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga juga seneng daripada kebuang. Kalau kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum.

“Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi.

“Ya Alhamdulillah bu… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa dan meminta sesuatu sama Allah. Kan kalau hujan waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum. “Dikasih kesempatan berdoa juga kan rejeki, Bu…”

“Terus kalau gak dapet uang gimana, Pak?” tanyaku lagi.

“Berarti rejeki saya bersabar, Bu… Allah yang ngatur rejeki, Bu… Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri aja. Tapi Alhamdulillah, bertahun tahun saya jualan rujak belum pernah sampai kelaparan.

“Pernah gak dapat uang sama sekali, tau tau tetangga ngirimin makanan. Kita hidup cari apa Bu, yang penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah dan usaha,” katanya lagi sambil memasukan Alqurannya ke kotak di gerobak.

“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan .. Makasih yaa ,Bu…” katanya sambil menutup badannya dengan plastik dan membuka payung yang menempel di grobaknya.
Saya terpana… Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan datang, begitu khawatirnya rejeki materi tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.
Tiba-tiba hati yang tadinya gundah menjadi ceria, mumpung masih hujan … Masih ada kesempatan dapat berdoa di waktu mustajab.

Makasih buat pelajaran hari ini yaa bapak penjual rujak semoga ilmu yang bermanfaat ini juga bisa memberikan manfaat buat orang banyak...Aamiin


Pola Sekulerisasi Turki Dengan Pola Menghancurkan Indonesia

Pola Sekulerisasi Turki Dengan Pola Menghancurkan Indonesia

"Membersihkan Islam dari campur tangan politik."

Slogan di atas sekilas adalah mungkin bermakna memurnikan Islam, atau upaya mengembalikan Islam kepada keasliannya (ashalah-nya). Dan tafsir ini memang yg dikehendaki untuk berkembang di masyarakat awam. Padahal, tafsir si pembuat slogan di atas berbeda. 

Mustafa Kemal Ataturk (mantan panglima perang kekhalifahan Turki Utsmani di wilayah Anatolia pada Perang Dunia I antara Kehalifahan Utsmani dan Jerman melawan Inggris, Yunani dan Rusia) yg membuat slogan di atas. Dasar tujuannya adalah memisahkan Islam dengan politik (baca: negara/kekuasaan).

Lalu, untuk mewujudkan impiannya membangun Turki yg modern apakah Ataturk menggunakan cara-cara yg kasar? Revolusi atau kudeta misalnya? Tidak.

Ataturk muncul pada awalnya adalah sebagai 'orang biasa'. Ia kemudian bergabung dengan militer kekhalifahan Utsmani. Gaya kepemimpinannya yg khas, revolusioner, berani, ahli strategi perang dan lainnya, menjadikan karirnya di militer mengalami kecemerlangan. Ia adalah sosok yg menonjol, sehingga rakyat Turki Utsmani saat itu memandang dia sebagai tokoh yg fenomenal.

Ternyata, kefenomenalannya bukan sebuah hal yg alami. Fenomenalnya Ataturk ternyata by designed. Setidaknya, Inggris dan Yahudi-lah yg meng-create seorang Mustafa Kemal Ataturk untuk kemudian menjadi duri dalam daging kekhalifahan Turki Utsmani saat itu.

Masih ingat tentang pernyataan Sultan Abdul Hamid II terhadap permintaan Hertzl (Bapak Zionisme Internasional) dan Inggris untuk menyerahkan wilayah Palestina? Bahkan ia ditawari uang sebesar 150 juta dinar emas (sekitar 270 Trilyun Rupiah), ditawarkan mengenai pelunasan 'hutang negara' yg cukup besar saat itu, juga pendirian Universitas Daulah Utsmaniyah di Palestina dan bantuan armada laut. Ya, jawaban Sultan Abdul Hamid II adalah sebagai berikut:

"Sesungguhnya andaikata tubuhku disayat-sayat dengan pisau atau salah satu anggota badanku dipotong maka itu lebih aku sukai dari pada aku perkenankan kalian tinggal di bumi Palestina yang merupakan negara kaum muslimin. Sesungguhnya bumi Palestina telah direbut dengan pengorbanan darah. Dan sekali-kali bumi itu tidak akan dirampas dari mereka melainkan dengan pertumpahan darah. Dan sungguh Allah telah memuliakanku sehingga dapat berkhidmat kepada agama Islam selama tiga puluh tahun. Dan aku tidak akan mencoreng sejarah para leluhurku dengan aib ini".
Kemudian Sultan Abdul Hamid II melanjutkan, "Simpanlah uangmu itu hai Hertzl! Jika Abdul Hamid telah mati, maka kalian akan mendapatkan negeri Palestina dengan cuma-cuma".

Ternyata, jawaban Sultan Abdul Hamid II kepada Hertzl membuat ia gerah. Kemudian ia bersumpah akan menghilangkan Kekhalifahan Turki Utsmani (baca: Islam) dengan cara apa pun.

Setelah dengan cara kekerasan dan peperangan mengalami kegagalan, Hertzl menggunakan cara spionisasi dan penghancuran dari dalam. Dijadikanlah tokoh fenomenal baru yg sedang naik daun, Mustafa Kemal Ataturk sebagai 'boneka'nya.

Mulailah upaya penghancuran kekhalifahan Turki Utsmani (baca: Islam) dengan cara-cara sebagai berikut:


1. Kriminalisasi terhadap Sultan Abdul Hamid II selaku pemimpin ummat Islam sedunia. Sultan Abdul Hamid difitnah sebagai koruptor, tukang kawin, diktator dan lain sebagainya. Upaya kriminalisasi ini dilakukan dengan gencar memberitakan fitnah melalui koran-koran pada zamannya saat itu.
2. Perekayasaan sejarah Islam terutama sejarah kekhalifahan Turki Utsmani. Dan rekayasa sejarah ini dibagikan secara masiv berupa buku bacaan yg disebar di seluruh negeri muslim saat itu.
3. Menyebarkan citra buruk terhadap Islam. Bahwa Islam itu adalah identikndengan kekerasan dan lainnya. Sehingga masyarakat awam terpedaya bahwa agama adalah tidak penting, yg penting adalah bukti 'kebaikannya' di masyarakat.
4. Dimunculkan paham liberal yg membenarkan semua agama yg berkedok toleransi, hak asasi manusia dan lainnya.
5. Mengidentikkan Islam dengan Arab. Sehingga dijadikan opini umum bahw Islam adalah Arab dan Arab adalah Islam. Selanjutnya dihembuskan bahwa kebiasaan buruk masyarakat Arab adalah merupakan ajaran Islam.
6. Masyarakat dijauhkan dari nilai-nilai keislaman. Sekolah-sekolah agama dianggap tidak modern dan ketinggalan zaman. Sementara sekolah-sekolah liberal yg menghilangkan simbol bahkan pelajaran agama disebut sebagai sekolah modern.
7. Dimunculkan tokoh dari 'beragama Islam' namun tidak berpemikian Islam.
8. Penguasaan media/pers. Jika pers orang-orang kafir di Eropa berbicara, maka pers-pers di Kairo harus menyuarakan seperti itu juga.
9. Mengeluarkan stigma bahwa antara politik dan kekuasaan tidak ada hubungan atau tabu jika bergandengan dengan Islam. Islam adalah sakral, yg hanya mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan saja.
10. Dan lain sebagainya.

Dan hasilnya, perlahan namun pasti, kekuatan politik Islam melemah. Puncaknya, tahun 1923 Mustafa Kemal Ataturk pun berhasil 'merebut' tampuk kekuasaan Turki saat itu. Dan setahun kemudian, kekhalifahan Turki Utsmani sebagai representasi kepemimpinan umat. Islam sedunia pun runtuh. Dan sudah bisa ditebak kemudian, Palestina pun jatuh ke tangan Zionis dan segera mendeklarasikan negara Israel.

Apa hubungannya dengan Indonesia? Jika kita mau jujur dan memperhatikan, apa yg sedang dialami oleh ibu pertiwi, terutama umat Islam bangsa Indonesia saat ini adalah bahwa kita sedang dalam skenario global yg sama persis dengan proses sekulerisasi Turki tahun 1900-an dulu.

Kita ingat banyak tokoh Islam Indonesia dikriminalisasi dengan korupsi, kekerasan, perkawinan dan lainnya. Lembaga dan organisasi-organisasi Islam dicekoki dengan ego organisasi dan atau penghancuran citranya. Penguasaan media ditambah dengan rekayasa berita. Dimunculkannya tokoh-tokoh boneka yg mendadak 'pro rakyat' dan seterusnya dan seterusnya. Skenarionya sama persis kan?
Pertanyaannya kemudian adalah apakah ini adalah kebetulan? 
Tundukkan pandanganmu !!!

Tundukkan pandanganmu !!!

Ketika pertama kali mengenal istriku, terbersit dalam pandanganku seakan Allah belum pernah menciptakan wanita sepertinya di dunia ini …!

Saat aku meminangnya, kulihat banyak sekali wanita sepadan pujaan hatiku

Saat aku menikahinya, kulihat banyak sekali wanita melebihi kecantikannya

Setelah lewat beberapa tahun hidup bersamanya, kulihat semua wanita lebih manis dari istriku !

Sang bijak bertutur: 
“Maukah aku beritahukan yang lebih mencengangkan dari semuanya itu?!”

Dengarlah:
Andai saja kamu menikahi seluruh wanita di dunia ini, niscaya kamu lihat anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan lebih cantik dalam penglihatanmu dari semua wanita tersebut

Kenapa demikian ?!

Karena problemnya bukan pada istrimu !

Problemnya setiap manusia jika memiliki jiwa yang rakus, pandangan mata yang binal, dan jauh dari rasa malu kepada Allah, maka tidak akan mungkin dapat memuaskan pandangan matanya kecuali debu kuburannya…

Hai kaum lelaki ! Persoalanmu adalah kamu tidak mau menundukkan pandanganmu dari larangan Allah

Sekarang maukah kamu kutunjukan cara mengembalikan istrimu seperti keadaan semula, dia menjadi wanita tercantik di dunia?

Rahasianya adalah: Tundukkan pandanganmu …

Allah berfirman:

“Katakanlah kepada orang-orang beriman, agar mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka. Demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui semua yang kamu perbuat.” [QS. An-Nur]

 dari status facebook :
https://www.facebook.com/badilag.arobiyyah

Wassalam
Mahrus, Lc., M.H.
Staf Dirjen Badilag Urusan Timur Tengah
WA: +62 89-7673- 2949
FB: Mahrus AR
@Mahrus_AR
Sopir Travel Dan Pemikiran JIL

Sopir Travel Dan Pemikiran JIL

“selain karyawan dilarang masuk”

Gimana kalo kita demo PLN yg sangat tdk toleran, karena membatasi siapa yg boleh masuk? :D 

PLN ini sangat eksklusif , intoleran dan sangat tdk pluralistik , masak hanya yg berkepentingan yg boleh masuk

Kenapa manusia harus dibedakan antara yang karyawan PLN atau bukan? Apa saya yg bukan karyawan PLN lebih hina? Sehingga tdk bolek masuk?

Waktu saya meeting dg salah satu perusahaan jepang di indonesia, juga terdapat peringatan2 semacam ini “selain karyawan dilarang masuk”

Kenapa selain karyawan dilarang masuk? Apa mereka merasa benar sendiri? Kami yg bukan karyawan ini dianggap apa? Kafir? Sangat tidak toleran :D

Kenapa harus ada sikap2 eksklusif seperti itu, kenapa manusia harus dibedakan antara karyawan dan bukan karyawan? Sangat anti keberagaman

Saat menuju ke travel tadi, ada peringatan seperti itu, area terbatas dilarang masuk, saya foto aja. Ini menarik
“selain karyawan , dilarang masuk” , peringatan2 senada sperti ini , adalah bentuk anti keberagaman. :D

Kenapa dunia ini harus dibedakan antara karyawan dan bukan karyawan? Sangat tidak pluralis :D

Kenapa harus ada karyawan dan bukan karyawan? Muslim dan kafir? Kenapa harus dibedakan? :D ini bentuk eksklusivitas :p

Kenapa ada yg disebut non karyawan? Kenapa ada yg disebut kafir? Kenapa non karyawan dapat perlakuan berbeda? Ini diskriminatif !!! :D

Kenapa manusia harus didefinisikan statusnya gay atau tidak gay, karyawan non karyawan, koruptor dan non koruptor, muslim kafir, kenapa?

Kenapa manusia tidak disamakan statusnya semuanya: manusia. Tidak perlu ada embel2 koruptor, penjahat, pezina, pendeta, bebaskan aja semuanya?

Kenapa harus ada status koruptor? Kenapa harus ada labelisasi dan vonis? Bukankah manusia sama? 
Sangat tidak toleran !!! :D

Yang satu dilabeli kafir, yang satu dilabeli koruptor, yg lain dilabeli jomblo, ini sangat tidak toleran :D

Kenapa harus ada WNI WNA? Kenapa harus ada status2 yg diskriminatif dan eksklusif :D

Saya lagi reverse psychology , berpikir dengan cara JIL berpikir :D

Kenapa harus ada label istri dan bukan istri? Apakah yang bukan istri itu wanita hina sehingga tdk bs disebut istri? Intoleran !!!

Kenapa harus ada label tinggi rendah, sangat tdk pluralisme, kenapa tdk semua ba disebut bertinggi sama. *inspirasi dari puisi taufik ismail*
“mas, istrimu cantik” | “alhamdulillah, trima kasih” | tapi itu jelas labelisasi, ada cantik dan tidak, kenapa harus didefinisikan? Tidak toleran !!!

Bicara cantik dan tidak, tampan dan tidak, ini jelas sangat mengarah pada eksklusivitas, kenapa harus ada definisi itu !!!

Ini jasa marga juga intoleran, kenapa harus ada istilah jalan tol dan bukan, ada jalan dan bahu jalan, kenapa harus dibeda2kan?

Supir travel saya ini sangat pluralis, dia hampir selalu jalan di bahu jalan sepanjang tol cikampek. Dia mengerti jalan dan bahu jalan itu sama

Supir yang pluralis ini mengerti betul , baik jalan dan bahu jalan itu sama, sama2 menuju gerbang tol :D

Jalan dan bahu jalan itu sama, sama2 jalan, membedakannya adalah perilaku diskriminatif

Ini juga ngapain saya pake seat belt, selama nyupirnya bener, insya allah aman, kebenaran ttg “pake seat belt” itu relatif. Yg penting esensi

Ini juga sangat anti kesetaraan: barang dibedakan antara yg berharga dan tidak pic.twitter.com/0gbcmb4h

Ketika laptop dan tas disebut berharga, apa barang2 lain yg tidak disebutkan berharga berarti tdk berharga? Apa barang2 ini tidak merasa terkucil?

Kenapa dunia ini penuh dengan definisi dan klasifikasi, ini jelas2 sangat intoleran

Kenapa semua org tdk seperti supir di samping saya, dia menabrak definisi jalan dan bahu jalan. Ini pluralis sejati

Kenapa hidup ini harus dipenuhi dengan definisi2 dan klasifikasi? Kenapa semua tidak disamakan saja? Kenapa dunia ini diskriminatif?

Apa hak nya jasa marga melakukan labelisasi, ini jalan dan ini bahu jalan?

Saya suka banget nih supir disamping saya ini, dia bener2 pluralis sejati. Dia merubuhkan definisi lajur kiri, kanan dan bahu jalan

Kadang dia menyalip dari kiri, kadang kanan, kebanyakan dari bahu jalan. Dia benar2 menolak semua definisi ttg lajur jalan. Ini progresif

Semakin menolak definisi, semakin modern , progresif dan semakin cendikiawan lah supir disebelah saya ini. “kesetaraan lajur” itu istilahnya

Rasanya Senang sekali disupiri oleh supir cendikiawan nan intelek, batas2 definisi tradisional tentang jalan jelas sudah hilang. Ini menarik

Kami sedang menyalip dari bahu jalan, ini progresif revolusioner bukan? Ini mendobrak ketekstualan pic.twitter.com/4Yjc8Krx

Saya coba memahami cara berpikirnya, mungkin menurut supir intelek nan cendikia ini, kiri dan kanan ini relatif . Ini sudah benar

Mungkin … ini supir paling pluralis yang pernah saya temui, selain saya sendiri tentunya :D

Hmm … Andaikan semua supir di negeri ini sepluralis dan serelatif supir travel ini cara berpikirnya

Jika ada istilah jalan dan bahu jalan , apa yang bahu jalan tidak iri kenapa dia dilabeli bahu?

Membayangkan jika semua pengemudi di Indonesia ini berpikir seperti supir di sebelah saya ini, maju, modern, pluralis, relatif :D

Lembaga yang paling intoleran itu menurut saya KPK , kenapa manusia dibedakan antara koruptor dan bukan? Kenapa manusia harus dikotak2an? #eh
*ngetwit sambil deg2an di samping supir #sepilis , intelek nan cendikia

Pasti supir disamping saya ini banyak banget baca bukunya, sehingga gaya menyupirnya bisa sepluralis ini

Dunia ini penuh sikap intoleran , PLN yang membatasi siapa yg boleh masuk area kerjanya, KPK sibuk dengan definis korupsinya, dunia yg intoleran

Kiri kanan sama saja, jalan bahu jalan sama saja, Islam kristen sama saja *salto

Supir sebelah saya ini pasti lulusan amerika, bisa sampe sepluralis ini cara berpikirnya. Beasiswa darimana ya kuliahnya? Apa foundation gitu?

Barusan nelp hp istri saya, minta jemput. Baru ngomong sebentar, mati. Saya telp ke rumah: “say .. 
Halo?” | iya pak | wah, trnyata pembantu saya
“Mana ibu teh?” | “di kamar pak” | “coba panggil ya” | hmm … Kenapa harus dibedakan antara istri dan pembantu? Ini intoleran !!! Pasti !!!

Alhamdulillah, sampe pasteur, berpisah dari supir intelek nan cendikia. Sekarang menunggu dijemput istriku yg cantik :)

Istriku ndak jadi jemput, nemenin anak2 belajar, mau ulangan besok. Jadi ditemenin supir taxi, supir yg kolot dan tdk pluralis, terlalu tekstual