PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Tampilkan postingan dengan label Ahok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahok. Tampilkan semua postingan
"Anda Berbohong" Catatan Tere Liye Atas Tuduhan Terhadap Kiai Ma'ruf Amin

"Anda Berbohong" Catatan Tere Liye Atas Tuduhan Terhadap Kiai Ma'ruf Amin

"Anda Berbohong"

by Tere Liye

Saya menunggu beberapa hari hingga akhirnya menulis catatan ini. Setelah saya mendapatkan transkrip dan rekaman langsung apa yang terjadi dari sidang penistaan agama, yang berujung ancaman kepada Kiai, barulah sy confident sekali menuliskannya. Berikut saya tuliskan percakapan pada bagian yang menjadi ‘masalah serius’ itu:

“Saudara saksi, apakah pada hari Kamis, ada telepon dari Pak SBY jam 10.16 menit yang menyatakan adalah: Pertama, mohon diatur supaya Agus dan Sylvi bisa diterima di kantor PBNU. Kedua, Pak SBY minta segera dikeluarkan fatwa penistaan agama yang dilakukan terdakwa.”

Pak Kiai: “Tidak ada.”

“Sekali lagi kami tanyakan. Ada atau tidak?”

Pak Kiai: “Tidak ada.”

Clear sekali ini pertanyaan dan jawaban. Coba baca pertanyaan tersebut? Mereka sedang bluffing, menjebak Kiai dengan pertanyaan yg jelas jawabannya ‘Tidak ada’, lantas mengggoyang isunya: Kiai berbohong soal menerima telepon.

Coba baca sekali lagi, Kiai ditanya apakah SBY minta segera dikeluarkan fatwa penistaan agama? Jawabannya tidak ada. Coba kalau pertanyaan pengacara jadi begini: “Apakah Kiai menerima telepon dari SBY hari Kamis 6 Oktober 2016?” (tidak ada embel2 lain soal SBY), kalau Kiai jawabnya ‘Tidak ada’, baru bisa kena pasal berbohong. Tapi kenapa pengacara tidak bertanya lurus begitu? Mereka jagonya bikin skenario. Ini framing tingkat tinggi.

Nah, kalau yang diributkan bahwa Kiai bohong dia pernah menerima telepon SBY. Hello, situ kemana saja? 7 Oktober 2016, Pak Kiai sudah dari dulu bilang dia memang ditelepon oleh SBY, dia bilang ke wartawan. Ada beritanya di website liputan6. Semua yg baca berita itu juga sudah tahu. Sy juga bingung sekali awalnya saat mengetahui soal ini, bukankah memang itu nyatanya? Baiklah, sy menunggu

mendapatkan rekaman sidang, biar clear sekali apa sih sebenarnya yg terjadi.

Nah, sekarang yang menjadi serius adalah, pengacara menuduh Kiai berbohong atas apa dulu? Bahwa Kiai berbohong karena SBY minta dia mengeluarkan fatwa? Kalau yang ini, silahkan pengacara buktikan dengan transkrip dan rekaman dari telepon SBY ke Kiai. Maka kita akan sama2 tahu apakah Kiai berbohong atau tidak. Atau pengacara terdakwa cuma jago bluffing doang. Tapi kalau situ cuma fokus pada Kiai bohong, tidak mau mengaku soal telepon tersebut, situ sih cuma bersilat lidah. 4 bulan lalu, di berita, Kiai juga sudah bilang.

Sayangnya, jebakan betmen ini gagal total, gatot. Kenapa? Karena ada yang emosi banget. Marah2, mengancam pula. Sementara yang diancam cuma tersenyum.

Baiklah, sebagai penutup, dalam sebuah kisah, saya pernah ditanya, “Saudara Tere Liye, apakah Anda pernah menulis Hafalan Shalat Delisa yang ceritanya bersetting-kan di Kalimantan?” Maka jika saya jawab, “Tidak ada.” Lantas yang nanya ngotot, “Anda bohong, Tere Liye, Anda jelas2 menulis Hafalan Shalat Delisa.” Duuh, kalian yang pernah baca dan nonton film itu pasti tahu sekali, saya tidak sedang berbohong, bukan? Sejak jaman jebot saya juga sudah bilang, saya-lah penulis novel Hafalan Shalat Delisa. Tapi sorry, dek, kalau situ maksa bahwa settingnya di Kalimantan. Maksa banget sy harus mengakuinya. Jawabannya: Tidak.

Paham sekarang?

(Tere Liye)

NB:
*jika kalian menemukan akun medsos di luar sana yg masih cengengesan menuduh Kiai bohong, suruh dia baca postingan ini. atau minta dia cari rekaman sidang tersebut.
**silahkan repos, share, tulisan ini kemana2, tidak perlu lagi minta ijin.

Tulisan Indah Dari Aa Gym Untuk Pendukung Ahok (pemimpin kafir)

Kalau ada orang muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membangun.

maka sampaikanlah pada dia bahwa *firaun bisa membangun mesir menjadi negara gemerlap*, penduduknya hidup makmur tapi fir'aun menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan dia*

Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membuat Jakarta menjadi modern.

maka sampaikanlah pada dia bahwa *namrud bisa membangun Messopotamia menjadi negara yang moderen, bangunan menjulang ke atas dengan teknologi canggih saat itu.
Hanya namrud menistakan Allah, maka Allah hancurkan dia.

Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa menjadikan hidup makmur,
maka sampaikanlah pada dia bahwa Bangsa saba' bisa membangun negerinya menjadi negara  yang makmur, bebas korupsi*
*Dan kaum saba' menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan mereka..*

Percayalah orang yang selalu bersama Allah tidak akan pernah kehilangan apa apa,tapi orang yang kehilangan Allah maka ia akan kehilangan segalanya.

Saya tidak benci dengan orang non muslim dan etnis china, tapi Allah dengan firmanNya melarang saya untuk memilihnya sebagai pemimpin apalagi jika mereka berani menista agama kami.

Saya tidak ingin berdebat dengan Anda yang mendukung mereka, apalagi jika Anda yang orang islam.

Bagaimana saya bisa meyakinkan Anda, sedangkan Firman Allah saja anda tidak yakini dan Anda abaikan.                    

*Aa Gym

Ahok Hebat

Ahok Hebat

Gubernur dan Ajudan

Tuan Gubernur : Hebat mana gue atau Anggota DPRD itu?

Ajudan : Hebat anda tuan.. Anggota DPRD salah sebut UPS langsung dibully.. sedangkan anda nyebut taik, bajingan, bangsat, brengsek, goblok berkali2 gak ada yang nge-bully Anda tuan..

Tuan Gubernur : Loe bener juga ya.. kalau gue dengan KPK hebat mana?

Ajudan : Hebat anda Tuan.. Kasus sumber waras sudah ada sejak tahun 2014, lahan HGB yang otomatis akan kembali menjadi milik pemerintah tahun 2018 malah anda beli seharga 755 miliar ke swasta, dengan transaksi cek tunai mencurigakan saat malam tahun baru dan saat bank tutup.. Belum lagi kasus suap reklamasi yang melibatkan Staf Ahli anda Tuan.. Hebatnya Anda adalah.. KPK belum menemukan niat jahat.. Anda memang sakti tuan..

Tuan Gubernur : Haha.. Gak salah Cagub sebelah bilang gue sakti.. Kalau gue sama ketua BPK hebat mana?

Ajudan : Yaa.. masih hebat anda tuan.. IAEA, badan nuklirnya PBB yang audit BPK kita... tapi anda bisa mengatakan BPK kita auditnya NGACO..

Tuan Gubernur : (Tersenyum) Betul.. Betul.. Kalau gue dengan Menteri hebat mana?

Ajudan : Tentu masih hebat anda tuan.. Contohnya reklamasi teluk jakarta.. Menteri susi meminta reklamasi dihentikan, tapi nyatanya reklamasi jalan terus.. tanpa Perda, tanpa Amdal.. Pulau reklamasi dibuat diatas laut, tapi Anda mampu mengalahkan Menteri Kelautan.. Anda memang luar binasa tuan..

Tuan Gubernur : Ha..ha..ha.. Gue gitu loh.. Kalau gue dengan Calon Gubernur lain hebat mana?

Ajudan : Masih hebat anda tuan.. Calon gubernur lain masih dicari-cari kesalahannya.. sedangkan Anda minum bir.. mau legalisasi miras.. prostitusi.. sertifikat PSK.. Atau mengenai adik anda yang masuk daftar Panama Papers.. tapi orang-orang adem ayem saja kan?

Jangan Mau ditipu Ahok Dan Media

http://m.news.viva.co.id/news/read/711434-dki-di-bawah-ahok-tak-masuk-10-besar-keterbukaan-publik

Lucu ya.
Saban hari kompas,detik,tempo jejelin berita ahok,dari yg penting hingga ga penting. Smua bacot ahok dari yg relevan hingga ga relevan dg tupoksinya diberitain. Ditambah pula dg bumbu judul dan opini ala buzzer. Ditambah bumbu2 ala sinetron ada tokoh protagonis dan antagonis,secara kita senang sama yg begini2 ini. Mana fakta mana opini uda abu2. Ada mantan wartawan senior yg ngitungin sehari tu bisa 20 kali kompas posting berita ahok. Ada juga senior yg nyebut seperti inilah internet troll. Entah opini apa yg digiring dari pemberitaan yg masif itu,pembaca baik warga dki atau bukan seolah ditunjukkan bahwa pemerintahan DKI yg dijalankan ahok itu transparan dan akuntabel.

Nyatanya? Penilaian Komisi Informasi Publik menyatakan peringkat keterbukaan informasi untuk kategori pemda, DKI sama sekali ga masuk 10 besar. Peringkat pertama hingga kesepuluh yakni, Aceh (94,111), Jawa Timur (88,639), Kalimantan Timur (81,188), NTB (80,417), Jawa Tengah (74,861), Jawa Barat (72,994), Kalimantan Barat (71,623), Banten (71,172), Sumatera Selatan (70,397), dan DI Yogyakarta (61,206).

Silahkan cek juga situs kemenPAN http://www.menpan.go.id/berita-terkini/120-info-terkini/4173-rapor-perkembangan-nilai-akuntabilitas-kinerja-k-l-provinsi Terkait rapor perkembangan nilai akuntabilitas kinerja pemprov DKI menempati urut ke 18 saja. Nomor satu pemprov DIY.

Lantas klaim transparan dan akuntabel itu ukurannya dari mana kalo nyatanya seperti itu? Trus selama ini pemberitaan media2 tsb maksudnya apa? Adakah angle pemberitaan ala buzzer,judul2 berlebihan dilakukan media2 tsb pada prov lain? Modus yg sama dilakukan ketika joko dulu gubernur dki dan digosok2 nyapres,segala angle berita ada.

Tiga tahun sejak joko menjabat gubernur dilanjutkan ahok,penyerapan APBD rendah 40%an sama dg provinsi2 muda. Lah ya kita diberi excuse sama ahok didukung pula supporternya,yg penting joko-ahok ga korupsi. La ya kasus korupsi busway cina hasil tender jaman siapa? Usb eh ups,scanner?? Terakhir pembelian lahan RS Sumber waras. Meski kasus2 tsb ada yg terbukti dilakukan anakbuah atau kepala dinas dibawahnya. Jadi dimanakah excuse gapapa ga dibelanjain yg penting ga dikorupsi? BPK pun dibully opini masyarakat karena membuka dugaan penyimpangan pembelian rs sumber waras. Padahal kasus pengadaan RS daerah yg merugikan negara dan dikorup gubernurnya jg terjadi di provinsi bengkulu,dan ada kontribusi hasil audit BPK.

Lucunya argumen "gapapa ga dibelanjain yg penting ga dikorupsi" terbantahkan sendiri. Wong bbrp waktu lalu pak joko sendiri menekan kepala daerah agar menggenjot penyerapan anggaran daerah utk mendorong perekonomian. Lah di perusahaan swasta juga,klo anda dikasi budget terus anda ga bisa manfaatin sesuai target ya taon depan budgetnya dipotong.

Pemberitaan ga henti2nya dr media mainstream2 itu yang akhirnya turut menghasilkan Excuse2 konyol seperti itu dan dibenarkan pula. Alamaaakkkk. Cukuplah sekali dulu aja dikibulin modus2 pemberitaan media mainstream spt itu.

Ahok Tidak Pernah Salah

Ternyata...bukan cuma Jokowi yang tak pernah salah, Ahok juga tak pernah salah....

~ Bayi Tewas Ditolak RSCM, Ahok Salahkan Orangtua

~ Lambat Tangani Banjir, Ahok Salahkan CCTV Mati

~ Normalisasi Ciliwung Telat, Ahok Salahkan Warga Kampung Pulo

~ Ikan di Pantai Ancol Mati, Ahok Salahkan Sungai

~ Serapan Anggaran Rendah, Ahok Salahkan Proses Lelang Proyek

~ APBD DKI 2016 Menurun, Ahok salahkan anak buah

~ TKD telat cair, Ahok salahkan PNS

~ Terburuk dalam Kepuasan Berkendara, Ahok Salahkan Ketidakdisiplinan Warga Jakarta

~ Ahok Salahkan RT/RW Tak Peduli Anak Gizi Buruk

~ Ahok Salahkan Pompa pada Banjir Dukuh Atas Kemarin

~ Ahok Salahkan Foke Soal Hilangnya Set Tanah di DKI Senilai 7,9 Triliun

~ Jakarta Dikepung Banjir, Ahok Salahkan PLN

~ Penyerapan Anggaran DKI Terendah di Indonesia, Ahok Salahkan Kemendagri

~ Telat Ajukan Raperda, Ahok Salahkan BPK

~ BPK Temukan Kerugian Negara, Ahok Salahkan PNS

~ Dinilai Buruk oleh BPK, Ahok Salahkan Foke

~ RAPBD DKI Terancam Molor, Ahok Salahkan Dewan

~ Warga Miskin di Jakarta Meningkat, Ahok Salahkan Jokowi

Dari CCTV, PLN, PNS, BPK, Mendagri, DPRD, RT/RW, Warga DKI, sampai Sungai, Foke bahkan Jokowi sudah disalahkan Ahok.

Ada yang belum disalahkan Ahok? Mungkin sebentar lagi KPK akan disalahkan Ahok kalau berani usut. Dimana, hari ini, Senin (07/12/2015), BPK akan serahkan Hasil Audit Investigasi Pembelian Lahan RS Sumber Waras kepada KPK. Temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan DKI menunjukkan indikasi kerugian daerah mencapai Rp 191 miliar. Temuan LHP KPK menunjukkan indikasi kerugian daerah mencapai Rp 191 miliar.

Makhluk apakah AHOK? Diciptakan dari apa hingga menjadi sosok hebat tanpa salah?

Luarrrr biasa!

Waspada Rekayasa Pikiran

Waspada Rekayasa Pikiran

Jika engkau menyaksikan film FOCUS, film yg dibintangi oleh Will Smith yg berperan sebagai Nicky, seorang pencuri dan penipu profesional, engkau akan menyaksikan salah satu scene dimana Nicky bertaruh dengan Liyuan senilai 2 juta USD. Jenis taruhannya menarik, yakni Liyuan memilih salah satu nomor punggung pemain American Football. Dan Jess, rekan sejawat Nicky yg akan menebaknya.

Sebuah taruhan yg sulit tentunya. Karena setidaknya pemain football yg berada di lapangan dari kedua kubu berjumlah total 100 orang sudah termasuk pemain cadangan. Artinya, peluang Jess menebak angka yg dipilih Liyuan adalah 1:100. Namun, tak dinyana, ternyata Jess berhasil menebak nomor punggug pemain yg dipilih oleh Liyuan. Nomornya adalah 55. Nicky pun berhasil memenangkan taruhan senilai 2 juta USD tersebut.

Ketika ditanya oleh Jess, apakah ini sebuah kebetulan? Nicky pun menjawab ini bukan kebetulan. Namun, ternyata Nicky telah melakukan REKAYASA PIKIRAN, agar Liyuan selalu mengingat angka 55 dalam pikiran bawah sadarnya.

Semenjak Liyuan tiba dari Hongkong di Amerika, Liyuan secara tidak sadar dibuat selalu mengingat angka 55 secara tidak sadar. Mulai dari taksi yg ada angka 55-nya. Kamar hotel, ornamen pada lampu hias, pin yg digunakan oleh consierge saat membukakan pintu, sampai pada banner iklan yg menempel di taksi dan bus, semuanya ada angka 55. Dan memang demikian, secara bawah sadar (unconscious) pikiran kita akan mengingat sesuatu yg diulang-ulang. Dan saat diminta oleh Nicky memilih saah satu nomor untuk jadi bahan taruhannya, maka pikiran bawah sadar (uconscious mind) Liyuan akan tertarik kepada pemain yg menggunakan nomor punggung 55 di kaosnya.

Nah, kenapa saya menulis tentang fenomena pikiran bawah sadar dalam film Focus ini? Beberapa saat yg lalu di Metro TV (televisi milik SP, petinggi Partai Nasional Demokrat) menayangkan tayangan ulang Mata Najwa edisi "Pencuri Perhatian". Dimana tamu di Mata Najwa tersebut adalah Syahrini, Raditya Dika dan Basuki Tjahya Purnama (Ahok). Ya, Ahok.

Tayangan tersebut saya yakin BUKAN TIDAK SENGAJA ditayangkan. Melainkan ada tujuan untuk MEREKAYASA PIKIRAN. Kita tahu, bahwa saat ini Ahok sedang dalam posisi yg genting. Hak Interpelasi yg digulirkan oleh anggota DPRD terkait dengan APBD PALSU yg diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri menjadi pasalnya. Belum lagi, sikap kalap Ahok yg kemudian mematikan nalarnya, malah membuka borok dirinya dan jajaran pemerintahannya (juga Gubernur sebelum dia yakni Joko Widodo) dengan adanya dana siluman dalam APBD tersebut. Padahal dana siluman tersebut sudah ada sejak 2013 dan 2014, saat Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Tentunya, cara yg praktis dan efektif digunakan adalah merekayasa pikiran kebanyakan rakyat Indonesia agar citra dirinya tetap baik. Caranya adalah menayangkan hal-hal yg dikesankan baik mengenai Ahok. Mari kita lihat media-media pembelanya, tak henti-hentinya mencitrakan dan memanipulasi berita sehingga Ahok dikesankan orang yg baik dan terzhalimi. Berita, tayangan, testimoni (buatan), dan lain sebagainya ditayangkan berulang-ulang. Targetnya adalah berita dan tayangan tersebut terprogram pada pikiran bawah sadar (unconscious mind) sebagian rakyat Indonesia.

Sehinga, walau terbukti bersalah, dapat dipastikan ada banyak orang yg terhipnosis sehingga membela membabi buta.

Lalu pertanyaannya, apa yg harus kita lakukan agar tidak terhipnosis oleh pemrograman pikiran bawah sadar yg dilakukan oleh media-media pelindung para pencuri dan penipu? Seperti halnya judul film yg saya ceritakan di atas, FOKUS. Jangan mudah percaya. Jangan terlena. Perhatikan dengan seksama dan lakukan analisa. Curigalah dengan segala sesuatu yg tiba-tiba, tanpa cela, diberitakan/ditayangkan berulang-ulang dan terus menerus. Curigalah bahwa jika demikian, pasti ada yg tidak beres di sebaliknya.

Namun, yakinilah bahwa secanggih apapun REKAYASA PIKIRAN yg dilakukan dengan hal-hal yg 'baik', tidak akan pernah mengalahkan kebenaran yg sifatnya mutlak. Kebenaran akan tetap menjadi kebenaran. Ia tidak akan pudar walau diselubungi oleh ratusan kebaikan yg hanya rekaan.

Ahok ,Alkohol Dan Agama Uang

Ahok ,Alkohol Dan Agama Uang

Salah satu alasan Gubernur Ahok untuk melegalisasi miras adalah karena Jakarta adalah kota majemuk. Jakarta bukan hanya milik orang Islam saja. Ada orang Kristen, Hindu, Buddha, Sikh bahkan Yahudi.

Alasan yang mungkin terlalu naif diucapkan seorang Gubernur seolah-olah hanya Islam yang mengharamkan alkohol. Mari kita lihat kenapa alkohol, miras, dan segala yang memabukkan dilarang dalam kitab agama apa pun.

Islam

Dalam Al Quran surah Al Maa’idah 90, “Sesungguhnya khamar berjudi, berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah najis termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan …”

Kristen dan Yahudi

Dalam kitab Imamat 9:8-9, Tuhan berfirman kepada Harun, “Janganlah engkau minum anggur atau minuman keras, engkau serta anak-anakmu, supaya kamu jangan mati. Itulah suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun temurun”

Dalam kitab Hakim-hakim 13:4, “Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram.”

Larangan minum alkohol atau yang memabukkan juga terdapat dalam Kitab Hakim-hakim 13:14, Yesaya 5:11, Amsal 20:1, Amsal 23:20, Hosea 4:11, Matius 27:34, Exodus 12: 15 (RSV)

Buddha

Aturan Kelima (The Fifth Precept) dalam agama ini menyatakan, “Aku berusaha untuk tidak meminum minuman difermentasi dan disuling yang dapat menyebabkan Ketidaksadaran.”

Kitab Hindu melarang alkohol,
“Untuk minuman keras kotoran yang diekskresikan dari beras, dan kotoran tersebut berasal dari setan; Oleh karena itu seorang imam, penguasa, atau orang biasa tidak boleh minum minuman keras.”

Larangan minum alkohol atau minuman memabukkan juga terdapat dalam kitab Manu Smriti Bab 11 ayat 151, Manu Smriti Bab 7 ayat 47-50, Manu Smriti Bab 9 ayat 225, Rigved Book 8 hymn 2 ayat 12 dan  Rigved Book 8 hymn 21 ayat 14

Bahkan Ajaran Sikh, The Guru Granth Sahib melarang umatnya minum alkohol. Guru mengatakan,
“Minum anggur membuat kecerdasan menurun dan merusak pikiran.” (SGGS p554)

5 Larangan di dalam ajaran Sikh :
1) Tidak boleh potong rambut
2) Tidak boleh berkelakuan buruk
3) Tidak boleh merokok
4) Tidak boleh makan daging yang disembelih
5) Tidak boleh minum minuman beralkohol

Satu-satunya agama yang menghalalkan alkohol dan miras adalah agama uang (The Religion of Money). Bisnis alkohol adalah ladang basah. Di Amerika saja konsumsi bir tahun 2013 mencapai lebih dari 230 juta barrel dengan pendapatan tahunan 300 hingga 400 triliun rupiah.

Indonesia adalah salah satu pasar besar untuk penyebaran alkohol. Tidak perlu retorika dan debat kusir untuk membuktikan bahwa alkohol merusak dan mengorbankan banyak orang. Ribuan yayasan sosial dan kelompok-kelompok anti alkohol di negara-negara barat bahkan berjuang untuk menentang legalisasi miras. Mereka menyadari kecanduan alkohol merusak kehidupan mereka dan menceraiberaikan keluarga. Di saat orang-orang barat yang menjadi korban kecanduan alkohol melawan produk-produk bir, anggur dan yang lainnya, pemerintah kita justru berusaha melegalisasi…

Jakarta adalah Ibukota umat Islam terbesar di dunia. Haramkan alkohol dan kawal setiap kebijakan Sang Gubernur.

Fimadanicom

Perang Logika Menteri Perokok Dan Gubernur Kafir

Perang Logika Menteri Perokok Dan Gubernur Kafir

 1. “Lebih baik PRESIDEN KAFIR jujur dan adil dari pada PRESIDEN MUSLIM khianat dan zalim”.
2. “Lebih baik GUBERNUR KAFIR rajin dan pekerja keras dari pada GUBERNUR MUSLIM korup dan malas.”
3. “Lebih Baik MENTERI WANITA PEROKOK BERTATTO TANPA JILBAB tapi tekun dan cerdas dari pada MENTERI WANITA BERJILBAB tapi korup dan culas.”

Parahnya, ada OKNUM “Ulama” dari kalangan Kyai dan Habaib yang “mengaminkan” pernyataan-pernyataan “nyeleneh” macam itu, baik langsung mau pun tidak langsung, sehingga mereka KORUPSI DALIL dan MANIPULASI HUJJAH untuk “memfatwakan” bolehnya ORANG KAFIR memimpin umat Islam.

Pernyataan “nyeleneh” macam itu sangat berbahaya, apalagi jika di-iya-kan oleh kalangan yang dianggap “Ulama”, karena pernyataan tersebut melecehkan KEISLAMAN seorang muslim dan memaklumi bahkan membanggakan KEKAFIRAN seorang kafir. Sekaligus menghina umat Islam dengan mengesankan seolah umat Islam itu paling brengsek, sedang orang Kafir itu baik dan bagus.

Kenapa pernyataan tersebut tidak dibalik saja sebagai berikut :

1. “Lebih baik PRESIDEN MUSLIM jujur dan adil dari pada PRESIDEN KAFIR khianat dan zalim”.
2. “Lebih baik GUBERNUR MUSLIM rajin dan pekerja keras dari pada GUBERNUR KAFIR korup dan malas.”
3. “Lebih Baik MENTERI WANITA BERJILBAB BUKAN PEROKOK DAN TANPA TATTO yang tekun dan cerdas dari pada MENTERI WANITA PEROKOK BERTATTO DAN TANPA JILBAB yang korup dan culas.”

Atau setidaknya buatlah perbandingan yang “Apple To Apple”, artinya perbandingan yang seimbang, seperti : “Apel Malang lebih harum dari pada Apel Thailand”, jangan tidak seimbang, seperti : “Apel Malang lebih harum dari pada Terasi.”

Karenanya, mestinya pernyataan itu mengambil perbandingan yang cerdas dan adil, yaitu sebagai berikut :

1. Lebih baik PRESIDEN MUSLIM jujur dan adil dari pada PRESIDEN KAFIR jujur dan adil”.
2. Lebih baik GUBERNUR MUSLIM rajin dan pekerja keras dari pada GUBERNUR KAFIR rajin dan pekerja keras.”
3. Lebih Baik MENTERI WANITA BERJILBAB BUKAN PEROKOK DAN TANPA TATTO yang tekun dan cerdas dari pada MENTERI WANITA PEROKOK BERTATTO DAN TANPA JILBAB yang tekun dan cerdas.

Jadi, umat Islam harus waspada tingkat tinggi terhadap pernyataan “nyeleneh” yang SESAT dan MENYESATKAN, karena kalau aneka pernyataan “nyeleneh” tersebut dibiarkan, maka nanti akhirnya akan lahir pernyataan :

“Lebih Baik jadi ORANG KAFIR sukses dan kaya raya, dari pada jadi ORANG ISLAM gagal dan miskin.” Na’uudzu Billaahi Min Dzaalik … !!!

Ingat …. :

Tidak ada ORANG KAFIR yang tidak Zholim, karena sezholim-zholimnya manusia adalah orang yang tidak mengakui ALLAH SWT sebagai Tuhannya, padahal ALLAH SWT yang telah menciptakannya dan mengaruniakan aneka ragam nikmat kepadanya.
ORANG KAFIR yang mati dalam kekafirannya pasti akan kekal masuk dalam NERAKA.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu
mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi
pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah
pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa
diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka
sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah [5]:51 )