PeduliFakta.Blogspot.com ---
Home » Semua post berkategori PDIP
Tampilkan postingan dengan label PDIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PDIP. Tampilkan semua postingan
Megawati & Jokowi Umbar Kebohongan Publik
Jakarta – KabarNet: Progress 98 pada 9 Juli 2014, merilis pernyataan soal pihak koalisi Partai PDIP, Megawati, Jokowi dan Metro TV yang dinilainya sebagai kebohongan publik melalui klaim kemenangan sepihak disaat 80% data dan suara belum dihitung dan diumumkan di berbagai TPS di tanah air.
Faizal Assegaf, Ketua Progres 98 menyatakan “Kepada seluruh sahabat pendukung Prabowo – Hatta, dengan ini kami sampaikan untuk melakukan konsolidasi. Rapatkan barisan dan kawal hasil perhitungan suara di seluruh TPS. Mengingat telah terjadi upaya sistimatis dari kubu Jokowi untuk melakukan kecurangan pemilu melalui modus manipulasi opini yang menyesatkan dan tidak bertanggungjawab.”
Ia menegaskan, “Sebagai mana di ketahui, bahwa beberapa jam lalu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui siaran pers Metro TV dan jaringan media pendukungnya, telah mengumumkan kemenangan Jokowi dengan memanfaatkan perhitungan suara yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya”..
Artinya PDIP tidak dapat dibuktikan kebenarannya secara legal dan transparan sebagai berikut:
- Klaim kemenangan tersebut dilakukan di saat 80 persen data dari hasil perhitungan suara belum diumumkan di TPS di seluruh Indonesia.
- Manuver politik Ketum PDIP dan pendukungnya, sangat disayangkan telah menimbulkan kebingungan dan keresahan nasional. Tindakan sepihak tersebut tidak dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia yang masih menunggu hasil resmi perhitungan suara oleh lembaga KPU.
- Mencermati provokasi berbagai isu/ opini dari kubu Jokowi tentang klaim kemenangan, maka dengan ini kami mendesak KPU untuk segera bertindak tegas. Karena rakyat telah dijebak dalam kebingungan dan kehilangan kepercayaan terhadap hasil perhitungan cepat yang diumumkan oleh berbagai media pendukung Jokowi secara sepihak dan tanpa menunjukan akurasi data secara transparan dan bertanggungjawab.
Demikian pernyataan ini kami buat, kepada seluruh sahabat pendukung Prabowo – Hatta, kami himbau agar tetap bersikap tenang dan terus mengawasi perkembangan situasi politik terkini. Tetap bersatu dan lawan segala bentuk upaya kecurangan pemilu oleh pihak mana pun. Hingga berita ini diturunkan, rakyat Indonesia masih menunggu hasil resmi KPU.
Source: Voa-Islam.COM
Musdah Mulia Direktur Megawati Institute dan Masalah Homosex
Seorang bernama
Bayu Pindang mengubah pandangannya dan lebih memilih membela agamanya (Islam)
setelah membaca kiprah Musdah Mulia Direktur Megawati Institute. Di antaranya
dia menulis sebagai berikut:
Berita di bawah
ini yang MEMBUKA MATA HATI saya,
19 April 2010
(Perhatikan nama-nama pengusung uji materil terhadap UU Penyalahgunaan dan/atau
Penodaan Agama ini, Salah satunya adalah Prof. Dr. Musdah Mulia yang kini jadi
Direktur Megawati Institute)
9 Okt 2013
(Prof. Dr. Musdah Mulia jadi Direktur Megawati Institute)
http://nasional.kompas.com/…/Musdah.Mulia.Jadi.Direktur…
http://nasional.kompas.com/…/Musdah.Mulia.Jadi.Direktur…
Biografi Prof.
Dr. Musdah Mulia ada di sini:
http://www.tokohindonesia.com/…/2343-muslimah-yang…
http://www.tokohindonesia.com/…/2343-muslimah-yang…
Dan banyak
informasi lainnya di Google untuk mengetahui lebih dalam profil Prof. Dr.
Musdah Mulia ini, akhirnya saya berubah pikiran (KE PASANGAN PRABOWO-HATTA.
Mohon maaf, saya harus MEMBELA AGAMA saya. Salam Satu Jari).
Banyu Pindang via fp nahimunkar.com
- See more at: http://www.nahimunkar.com/prabowo-atau-jokowi-akhirnya-saya-menemukan-jawabannya/#sthash.I8J16qsU.dpuf
***
Musdah Mulia
halalkan homosex
Tentang
menghalalkan homosex, inilah artikel yang menyoroti Musdah Mulia:
Prof UIN Jakarta Halalkan Homoseksual
Written by
Adian Husaini
Harian The
Jakarta Post, edisi Jumat (28/3/2008) pada halaman mukanya menerbitkan sebuah
berita berjudul Islam ‘recognizes homosexuality’ (Islam mengakui
homoseksualitas). Mengutip pendapat dari Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, guru
besar di UIN Jakarta, koran berbahasa Inggris itu menulis bahwa homoseksual dan
homoseksualitas adalah alami dan diciptakan oleh Tuhan, karena itu dihalalkan
dalam Islam. (Homosexuals and homosexuality are natural and created by God,
thus permissible within Islam).
Menurut Musdah,
para sarjana Muslim moderat berpendapat, bahwa tidak ada alasan untuk menolak
homoseksual. Dan bahwasanya pengecaman terhadap homoseksual atau
homoseksualitas oleh kalangan ulama aurus utama dan kalangan Muslim lainnya
hanyalah didasarkan pada penafsiran sempit terhadap ajaran Islam. Tepatnya,
ditulis oleh Koran ini: “Moderate Muslim scholars said there were no reasons to
reject homosexuals under Islam, and that the condemnation of homosexuals and
homosexuality by mainstream ulema and many other Muslims was based on
narrow-minded interpretations of Islamic teachings.”
Mengutip QS 49
ayat 3, Musdah menyatakan, salah satu berkah Tuhan adalah bahwasanya semua
manusia, baik laki-laki atau wanita, adalah sederajat, tanpa memandang etnis,
kekayaan, posisi social atau pun orientasi seksual. Karena itu, aktivis liberal
dan kebebasan beragama dari ICRP (Indonesia Conference of Religions and Peace)
ini, “Tidak ada perbedaan antara lesbian dengan non-lesbian. Dalam pandangan
Tuhan, manusia dihargai hanya berdasarkan ketaatannya.” (There is no difference
between lesbians and nonlesbians. In the eyes of God, people are valued based
on their piety).
Demikian
pendapat guru besar UIN Jakarta ini dalam diskusi yang diselenggarakan suatu
organisasi bernama “Arus Pelangi”, di Jakarta, Kamis (27/3/2008).
Menurut Musdah
Mulia, intisari ajaran Islam adalah memanusiakan manusia dan menghormati
kedaulatannya. Lebih jauh ia katakan, bahwa homoseksualitas adalah berasal dari
Tuhan, dan karena itu harus diakui sebagai hal yang alamiah.
- See more at: http://www.nahimunkar.com/professor-doktor-musdah-mulia-penghalal-homosex-kena-batunya/#sthash.XXAIMbq5.dpuf
***
Homosex perbuatan terkutuk, pelakunya dan pasangan berbuatnya dihukum bunuh
Berikut ini
penjelasannya:
Artikel Buletin
An-Nur :
Homo Seksual
Selasa, 01 Juli 14
Baru-baru ini
masyarakat diramaikan oleh kasus yang sangat menghebohkan sekaligus menjijikan.
Berbagai media massa tak henti menyiarkan berita ini. Kasus ini adalah kasus
homoseksual yang awalnya menimpa sebuah sekolah internasional di Jakarta. Lalu
bagaimana Islam melihat homoseksual?
Islam adalah
agama sempurna yang sesuai dengan fitrah manusia. Dan tidaklah sesuatu itu baik
bagi manusia melainkan Islam dalam garda terdepan dalam memerintahkannya. Dan
tidaklah sesuatu itu buruk, maka Islam pasti sudah melarangnya. Seperti inilah
Islam memandang homoseksual. Sebuah perilaku yang menyelisihi kodrat manusia,
maka Islam melarang homoseksual. Dalam sejarah mengatakan bahwa perilaku
penyimpangan seks homoseksual terjadi pada kaum Nabi Luth ‘Alaihis Salam. Allah
Subhanahu Wa Ta’ala mengabadikannya dalam al-Qur’an di dalam firman-firman-Nya,
وَلُوطًا إِذْ قَالَ
لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ
الْعَالَمِينَ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ
بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ
“Dan (Kami juga
telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada
kaumnya. ‘Mengapa kalian mengerjakan perbuatan fahisyah itu, yang belum pernah
dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelum kalian? ‘Sesungguhnya kalian
mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada
wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampui batas.” [Al-A’raf : 80-81]
Firman-Nya juga,
Firman-Nya juga,
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ * أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ وَتَقْطَعُونَ السَّبِيلَ وَتَأْتُونَ فِي نَادِيكُمُ الْمُنْكَرَ
“Dan (ingatlah)
ketika Luth berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan
perbuatan yang amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun dari umat-umat
sebelum kamu”. Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun
dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?” [QS. al-Ankabut: 28-29].
Allah Subhanahu
Wa Ta’ala juga berfirman,
أَتَأْتُونَ
الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ
أَزْوَاجِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ
“Mengapa kamu
mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang
dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui
batas.” [QS. asy-Syu’ara’: 165-166].
Firman-Nya yang
lain,
وَلُوطًا إِذْ قالَ
لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ أَإِنَّكُمْ
لَتَأْتُونَ الرِّجالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّساءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ
تَجْهَلُونَ
“Dan (ingatlah
kisah) Luth, ketika ia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan
perbuatan keji itu sedang kamu melihat(nya). Mengapa kamu mendatangi laki-laki
untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan mendatangi wanita? Sebenarnya kamu adalah
kaum yang tidak dapat mengetahui (akibat perbuatanmu).” ( An-Naml 27:54-55)
Larangan
homoseks juga terdapat dalam beberapa sabda Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam,
di antaranya,
Dari Jabir
Radiyallahu ‘Anhu, dia berkata bahwa Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam
bersabda,
إِنَّ أَخْوَفَ مَا
أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي عَمَلُ قَوْمِ لُوطٍ
“Sesungguhnya
yang paling aku takuti (menimpa) umatku adalah perbuatan kaum Luth.” (HR. Ibnu Majah, no. 2563)
Dalam hadits
lain dari Ibnu Abbas Radiyallahu ‘Anhu, dia berkata bahwa Rasulullah Sallallahu
‘Alaihi Wa Sallam bersabda,
لَعَنَ اللهُ مَنْ
عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ، لَعَنَ اللهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ،
لَعَنَ اللهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ
“Allah melaknat
siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, Allah melaknat siapa saja yang
melakukan perbuatan kaum Luth, Allah melaknat siapa saja yang melakukan
perbuatan kaum Luth.” [HR Nasa’i dalam as-Sunan al-Kubra, No. 7297]
Hukuman pelaku
Homoseks
Adapun mengenai
hukuman bagi mereka, secara garis besar Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam
telah bersabda,
مَنْ وَجَدْتُمُوهُ
يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ، فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ
“Barangsiapa
yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Luth, maka bunuhlah kedua
pelakunya.” [HR Tirmidzi : 1456, Abu Dawud : 4462, Ibnu Majah :
2561 dan Ahmad : 2727]
Para pengikut
madzhab Hambali menukil ijma’ (kesepakatan) para sahabat yang mengatakan bahwa
hukuman homoseks adalah dibunuh. Mereka berdalil dengan hadits: “Barangsiapa
yang kalian dapatkan melakukan perbuatan kaum Luth, maka bunuhlah yang
menyetubuhi dan yang disetubuhi”.
Mereka juga
berdalil dengan perbuatan Ali Radiyallahu ‘Anhu yang merajam orang yang
melakukan homoseksual. Syafi’i Rahimahullah berkata, “Dengan ini, kita
berpendapat merajam orang yang melakukan perbuatan homoseksual, baik dia
seorang muhsan atau bukan.”
Dan sebagaimana
yang diriwayatkan oleh Khalid bin Walid bahwa ada di pinggiran kota Arab
seorang laki-laki yang dinikahi sebagaimana dinikahinya seorang perempuan. Maka
dia menulis surat kepada Abu Bakar Shiddiq Radiyallahu ‘Anhu. Abu Bakar lalu
bermusyawarah dengan para sahabatnya. Orang yang paling keras pendapatnya
adalah Ali Radiyallahu ‘Anhu. Dia berkata, “Tidaklah melakukan perbuatan ini
kecuali hanya satu ummat dan kalian telah mengetahui apa yang telah Allah
lakukan kepada mereka. Aku berpendapat agar dia dibakar dengan api.” Kemudian
Abu Bakar Radiyallahu ‘Anhu mengirim surat kepada Khalid bin Walid Radiyallahu
‘Anhu untuk membakarnya.
Abdullah bin
Abbas Radiyallahu ‘Anhu berkata, “Dipertontonkan dari bangunan yang paling
tinggi lalu dilemparkan (ke bawah) diikuti lemparan batu.”
Dengan demikian
hukuman homoseks adalah bisa dengan dibakar, dirajam dengan batu, dilempar dari
bangunan yang paling tinggi yang diikuti lemparan batu, atau dipenggal
lehernya. Ada pula yang mengatakan ditimpakan tembok kepadanya.
Agar terbebas
dari Homoseksual
Berikut
beberapa cara agar terbebas dari penyakit homoseksual,
1. Belajar ilmu syar’i.
2. Berteman dengan teman yang shalih. Karena teman yang shalih akan senantiasa membimbing kita mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menuntun kita menjauhi hal-hal yang diharamkan oleh syariat Islam.
3. Mengisi waktu kosong dengan yang bermanfaat.
4. Selalu mengingat bahwa homoseksual adalah dosa besar dan dilaknat pelakunya.
1. Belajar ilmu syar’i.
2. Berteman dengan teman yang shalih. Karena teman yang shalih akan senantiasa membimbing kita mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menuntun kita menjauhi hal-hal yang diharamkan oleh syariat Islam.
3. Mengisi waktu kosong dengan yang bermanfaat.
4. Selalu mengingat bahwa homoseksual adalah dosa besar dan dilaknat pelakunya.
Allah Subhanahu
Wa Ta’ala berfirman,
وَلُوطًا إِذْ قالَ
لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ (54) أَإِنَّكُمْ
لَتَأْتُونَ الرِّجالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّساءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ
تَجْهَلُونَ
“Dan (ingatlah
kisah) Luth, ketika ia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan
perbuatan keji itu sedang kamu melihat(nya). Mengapa kamu mendatangi laki-laki
untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan mendatangi wanita? Sebenarnya kamu adalah
kaum yang tidak dapat mengetahui (akibat perbuatanmu).” ( An-Naml 27:54-55)
5. Menjauhi segala sesuatu yang berkaitan dengan homoseksual atau membuatnya menjadi kewanita-wanitaan atau menyerupai wanita.
Sebagaimana
dalam hadits.
لَعَنَ النَّبِيُّ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ
وَالمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ وَقَالَ أَخْرِجُوهُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ
“Nabi
Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melaknati lelaki yang menyerupai wanita dan wanita
yang menyerupai lelaki, dan beliau bersabda: Usirlah mereka dari rumah-rumah
kalian.” (Muttafaqun ’alaih)
Wallahu’a’lam
bishawab.
Dari berbagai
sumber.
- See more at:
http://www.nahimunkar.com/musdah-mulia-direktur-megawati-institute-dan-masalah-homosex/#sthash.KtxFhRjd.dpuf
Jokowi Akan Ditangkap, Megawati Terancam Dilengserkan Pendukung Jokowi?
JAKARTA (voa-islam.com) - Akun Ronin1946 menghembuskan kabar bahwa Gubernur Jakarta Jokowi bakal ditetapkan menjadi tersangka yang sebenarnya hanya tinggal tunggu waktu saja.
Akun Ronin1946 adalah pengganti akun @Triomacan2000 yang dibredel. Setelah pihak @triomacan2000 melakukan kontak via telpon ke Twitter, belakangan diketahui akibat laporan kubu Jokowi atas rekomendasi Hendropriono dan Arkansas Connection yang menekan agar akun @Triomacan2000 itu ditutup.
Faktor yang menjadi dasar penangkapan Jokowi adalah dengan penyidikan kasus Korupsi Busway Trans Jakarta, dengan Michael Bimo Putranto sebagai pelaku utama, telah menemukan alat bukti cukup untuk Jokowi. Michael Bimo Putranto adalah putra Slamet Suryanto mantan Walikota Solo. Bimo adalah Presiden Pasoepati Indonesia yang merupakan pemasok Busway China.
Bimo diduga KKN dengan Jokowi dalam pengadaan Bus Trans Jakarta dan Bus Reguler senilai Rp 1.5 triliun. Harga bus yang di impor dari China ini di mark up hingga 300%. Ronin1946 mengungkapkan bawah Jokowi saat itu memanggil Udar ke ruang kerjanya, kenalkan Bimo yang sudah duluan hadir disana. Jokowi titip Bimo pada Udar agar jadi supplier Bus Trans Jakarta.
Bimo diduga KKN dengan Jokowi dalam pengadaan Bus Trans Jakarta dan Bus Reguler senilai Rp 1.5 triliun. Harga bus yang di impor dari China ini di mark up hingga 300%. Ronin1946 mengungkapkan bawah Jokowi saat itu memanggil Udar ke ruang kerjanya, kenalkan Bimo yang sudah duluan hadir disana. Jokowi titip Bimo pada Udar agar jadi supplier Bus Trans Jakarta.
Harga bus yang di impor dari China ini di mark up hingga 300%.
Ketika terungkap, Jokowi menampik bahwa ia mengenal Bimo "Saya TIDAK kenal BIMO. Banyak orang mengaku dekat saya !" Akibat sikapnya itu Bimo marah meradang dan menganggapnya tidak tahu balas budi, mau cari selamat sendiri padahal ikut nikmati korupsi.
"Bimo meradang. Bimo serbu mendadak ke Balaikota DKI. Eh Jokowi buru-buru melarikan diri, keluar dari pintu belakang samping sambil terkencing-kencing." Ungkap Ronin1946
Siapa Bimo Putranto?
Bimo Putranto siapa dia? Dia wakil ketua PDIP Jateng bersama-sama Jokowi. Anak Walikota Solo Slamet Suryanto. Bimo sponsor Jokowi. Ayah Bimo, Slamet Suryanto Walikota Solo jadi tersangka korupsi, mustahil jadi cawalkot Solo lagi, ketua PDIP Solo Rudyatmo ajukan diri.
Tapi Fransicus Xaverius Rudyatmo sadar diri. Dia sulit menang jika jadi calwalkot Solo karena dia katolik. Pasti kalah. PDIP Solo, Rudyatmo dan Slamet Suryanto sepakat : PDIP harus usung calon walikota alternatif. Seseorang yang bisa dijadikan boneka mereka.
Calon walikota solo alternatif harus Islam abangan. Islam KTP doank. Lebih bagus bila tak punya pengalaman, karena hanya untuk dipajang. Banyak calon bermunculan, pilihan jatuh pada Joko Widodo, yang ditemukan, dibawa dan dikenalkan oleh anak Slamet Suryanto, Bimo Putranto.
Bimo Putranto merekomendasi Jokowi. Walikota Suryanto dan Ketua PDIP Rudyatmo setuju, Tapi itu belum cukup, Jokowi harus dibawa ke Heru, pejabat BIN Jateng dan Seno Samodro (sekarang Bupati Boyolali), untuk minta restu mereka, Jokowi juga harus dapat restu preman & mafia tua Surakarta : Pur Wisanggeni, bandar Judi "capjikia wisanggeni" Dia bohir Rudi & Jokowi.
Setelah dukungan untuk Jokowi kuat, barulah Jokowi diduetkan bersama Rudyatmo, maju di Pilwalkot Solo tahun 2005 lalu. Menang 36% suara.
Jadi, pendukung Jokowi - Rudyatmo di Pilkada Solo :
1. Slamet Suryanto & anaknya Bimo Putranto
2. PDIP dari Faksi Katolik & Komunis
3. Heru Besar & Seno Samodro (sekarang : wakil Gubernur Jateng &. Bupati Boyolali)
4. Pur Wisanggeni (Mafia Tua & Bandar Judi Solo)
5. Jong Indonesia dan Pasoepati (Presiden/ketuanya Bimo Putranto) Posoepati = Batalion desertir TNI / Batalion Panembahan Pasoepati
6. Hoo Hap (Hoo Hap organisasi rahasia/bawah tanah komunis Cina Solo) Hoo Hap = PMS = Perkumpulan Masyarakat Solo
Pendukung Jokowi - Rudyatmo berikutnya adalah Massa Genk preman Solo tengah & Solo timur, juga berafiliasi pada eks PKI. Jokowi - Rudy hanya menang 36% di pilkada Solo thn 2005. Kenapa bisa menang 90% pada 2010? Apakah komunis Solo bangkit Kembali ?
Prestasi dan kinerja Jokowi - Rudy di Solo hanya rata-rata bahkan di bawah standar kota sejenis. Plus banyak korupsi.
Kok PKI bisa menang?
Setelah 1 tahun lebih jadi Walikota Solo, Jokowi diplot naik jadi Gubernur DKI Jakarta dan menang lagi ! Kenapa? Karena rakyat ditipu.
Setelah setahun lebih jadi Gubernur DKI, Jokowi diplot lagi jadi RI 1. Jadi capres, duet sama Jusuf Kalla. Tapi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, menunjukan kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa Jokowi tak lebih dari jongos penipu & korupsi via Bus Trans Jakarta.
Ronin 1956 menyatakan keterlibatan Jokowi dalam korupsi Bus Trans Jakarta telak dan mutlak. Dia diselamatkan hanya karena sudah terlanjur jadi capres PDIP di pilpres 2014. Seusai pilpres 9 Juli 2014, Jokwoi 'pasti' jadi TERSANGKA korupsi, jadi terdakwa dan jadi NAPI.
Ronin 1956 menyatakan keterlibatan Jokowi dalam korupsi Bus Trans Jakarta telak dan mutlak
Kecuali, jika tiba-tiba REVOLUSI KIRI (KOMUNIS) terjadi. Ingat, komunis tidak pernah meraih kekuasaan tanpa jalan kekerasan. Ketum PDIP Megawati sekarang mengalami kejadian persis ketika Bung Karno jadi presiden tahun 1964-1965. Terjepit dan terkepung.
Megawati kini terjepit, dia dikepung dan diancam dilengserkan oleh faksi komunis, parkindo, eks PKC China, & jendral-jendral binaan LB Moerdani. Megawati tidak suka Jokowi, bahkan benci setengah mati, tapi dia tersandera oleh satu rahasia yang belum bisa Ronin1946 buka.
Megawati terancam dilengserkan oleh Jokowi dan pendukungnya, rencana mau menaikan Pramono Anung yang sudah dipecat Megawati dan Puan Maharani karena langgar AD/ART. Kudeta terhadap Megawati dan trah soekarno di PDIP sudah direncanakan lama. Sejak 2006 lalu. Sistematis, masif, intensif, efektif. Mega terpojok.
Film Soekarno yang sengaja dibuat, diedarkan kemana-mana termasuk layar tancap di seluruh desa-desa, tujuannya : menghancurkan Soekarnoisme. Film Soekarno yang dibuat & dibiayai Konglo-konglo cina pimpinan James Riady, mencuci otak penonton : soekarno playboy & pengecut. Jongos jepang.
Film itu menghancurkan kebanggaan para pendukung Bung Karno & marhenis yang menjadi pilar utama kekuasaan dan kekuatan Mega di PDIP. Sebaliknya, mereka juga buat dan edarkan Film Jokowi, yang tampilkan si jongos korup dan boneka mafia itu sbg Pahlawan, Nabi Suci Boyolali.
Dua film : Soekarno dan Jokowi. Satu misi : menghancurkan Megawati dan ambilalih PDIP, sebagai "rumah besar" eks PKI. Entah kenapa Film Soekarno yang melecehkan dan menistakan Proklamator, The Founding Father RI, dibiarkan beredar pic.twitter.com/vxDvZf8iv8
Jadi, kalau ada pihak yang bilang punya rekaman Mega - Basrie (Jagung) : kami tdk percaya. Mustahil Mega bela Jokowi, musuh besarnya ! Kalau sekarang Megawati masih tolerir Jokowi, karena Mega terpaksa, tersandera, terancam. Tapi, usai pilpres nanti, situasi politik berubah.
Sekarang silahkan Jokowi dan faksi parkindo, komunis, oportunis, alumni PKC China & jendral-jendral binaan Benny Moerdani tertawa gembira di atas angin. Tetapi usai pilpres nanti, musuh-musuh Megawati, para anti soekarno dan marhaenis, akan jadi kucing kurap di PDIP. Mereka balik jadi pencundang
Apalagi jika nanti Megawati dibantu penuh Presiden Prabowo Subianto menghancurkan anasir komunis, radikalis ekstrimis di PDIP.
Sekali lagi mustahil Megawati komunikasi dengan Jaksa Agung untuk bela Jokowi si terduga korupsi Bus Trans Jakarta bersama Bimo Putranto, Ketua Pasopati. Isu Megawati membela Jokowi sengaja ditiupkan kubu Jokowi agar pendukung Mega, Soekarnois, nasionalis, Marhaenis salah langkah, Isu Megawati bela Jokowi adalah isu murahan kelompok Jokowi agar raih suara nasionalis, marhenis, sukarnois, pancasilais, agamis. HATI-HATI.
Apalagi Megawati, Puan, faksi Nasionalis (PNI), Marhaenis, Islam, TIDAK KAMPANYE PILPRES bantu Jokowi. Mustahil Mega, Puan, Nanan, PNI, Murba, Islam, Nasionalis, Soekarnois, Idealis, mau bantu Pilpres Jokowi. Kenapa? = BUNUH DIRI !
Sekarang di Surakarta, Klaten dan Boyolali, para eks PKI sudah panik setengah mati. Saling curiga siapa pengkhianat & mata-mata di antara mereka, Mereka saling curiga siapa mata-mata dan informan TNI-Polri dan TM2000 di dalam organisasi.
Ronin1946 ternyata sudah punya daftar lengkap tokoh-tokoh eks PKI dan komunis gaya baru. Tinggal ciduk saja ketika saatnya tiba. Mereka mengungkapkan NKRI dan Pancasila harus dijaga, karena tidak ada ruang sedikit pun bagi anti Pancasila dan anti agama, untuk hidup berkembang bahkan ingin jadi penguasa di Republik tercinta.
Mungkinkah Prabowo Subianto akan melenggang ke Istana tanpa perlawanan dari kubu Joko Widodo alias Jokowi? Waktu yang akan menjawabnya.
Langganan:
Postingan (Atom)

