PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Goyang Erotis Untuk Apa?

Dahulu, konon, anak-anak sedang main gitar di lorong tahu-tahu cepat-cepat lari menyingkir ketika dari kejauhan terlihat akan lewat seorang Ulama, Kyai atau pemuka Islam. Tetapi kini, orang bersorban, berpeci, berpenampilan ulama tampaknya tidak membuat risih mereka. Bahkan dalam kampanye, kabarnya ada orang berpenampilan ulama atau kyai dibuat malu hati dan mati kutu karena tingkah polah penjoget penyanyi maksiat dengan goyangan erotis serta berpakaian tetapi hakekatnya telanjang justru berkasi di panggung tepat di depan muka ulama/ kyai.

Kenyataan-kenyataan berikut ini hanyalah sebagian dari gejala yang tampak. Mari kita simak.
Untuk mengetahui kesungguhan sebuah partai politik, lihatlah bagaimana mereka melakukan kampanye. Bila pada setiap kampanye dibarengi dengan menampilkan penyanyi berpenampilan seksi, goyang seronok dan vulgar (porno aksi), itu sudah bisa dipastikan bahwa parpol tersebut tidak serius, dan janji-janji yang mereka umbar hanyalah tipu daya semata. Mengapa demikian?

Karena, sudah menjadi sunnatullah (orang bilang hukum alam) bahwa yang namanya kebaikan (ma’ruf) tidak bisa berdampingan dengan kemunkaran. Selain itu, suguhan penyanyi seksi plus goyang seronok, goyang erotis dan vulgar (porno aksi) pada saat kampanye menunjukkan bahwa parpol tersebut tidak percaya diri. Sebab, goyang erotis dan sebagainya tadi sesungguhnya merupakan daya tarik untuk mengundang massa. Kalau parpol tersebut benar-benar punya basis massa yang kuat, loyal dan kongkrit, tentu meski tanpa embel-embel duit, sembako dan pornoaksi, massa akan datang dengan sendirinya.
Label artikel ANTI LIBERALISME | Goyang Erotis Untuk Apa? judul Goyang Erotis Untuk Apa?...By : PEDULI FAKTA
Ditulis oleh: Peduli Fakta - Senin, 17 Maret 2014

Belum ada komentar untuk "Goyang Erotis Untuk Apa?"

Posting Komentar