PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Peduli Fakta Kondom

-PeduliFakta.Blogspot.com -Virus HIV tidak bakalan bisa dihadang dengan kondom. “Ini keblinger semua, pasang kondom untuk pencegahan AIDS. Ini untuk menghancurkan umat Islam,” kata G
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Dr dr H Dadang Hawari di Jakarta baru-baru ini, sebagaimana diberitakan SI Online, Sabtu, 01 Desember 2012.
“Kampanye pemakaian kondom ini pembohongan publik terang-terangan,” kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Dr dr H Dadang Hawari, dalam peluncuran bukunya “Global Effect HIV/AIDS Dimensi Psikoreligi”.
Menurut berbagai penelitian, kata Dadang, kondom terbukti gagal untuk mencegah menularnya virus HIV. Secara ilmiah, untuk pencegahan kehamilan saja kondom tidak terbukti aman 100 persen, tetapi hanya mengurangi risiko kehamilan sekitar 20 persen. Apalagi untuk pencegahan virus HIV.
Faktanya, pori-pori kondom sebesar 1/60 mikron, sedangkan ukuran virus 1/250 mikron. Padahal kondom terbuat dari latex (karet) yang merupakan senyawa hidrokarbon dengan polimerisasi yang berarti mempunyai serat dan pori-pori. Di samping itu proses pembuatan pabrik kondom juga memiliki lubang cacat mikroskopis (pinholes) sebesar 1 mikron.
Artinya, dengan fakta ini, virus HIV tidak bakalan bisa dihadang dengan kondom. “Ini keblinger semua, pasang kondom untuk pencegahan AIDS. Ini untuk menghancurkan umat Islam,” tandasnya.
Yang benar, kata dokter yang juga da’i ini, pencegahan penularan HIV/AIDS hanya bisa dilakukan dengan pendekatan agama; tidak melakukan perzinahan, tidak memakai narkoba dan tidak memakai jarum suntik sembarangan. Sehingga kampanye yang harus digalakkan bukan pemakaian kondom, tapi larangan melakukan zina.
“Kalau kampanye kondom itu artinya melegalisasi perzinahan,” ungkap pemilik Mental Health Center Hawari & Associates itu.
Label artikel Fakta kondom | Peduli Fakta judul Peduli Fakta Kondom...By : PEDULI FAKTA
Ditulis oleh: Peduli Fakta - Sabtu, 16 Agustus 2014

Belum ada komentar untuk "Peduli Fakta Kondom"

Posting Komentar