PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Permainan Intelijen dalam Konflik Tolikara, Papua?

Ada permaiInan intelijen di Tolikara, Papua. Ada pihak ketiga sebagai "penumpang gelap" yang bermain di Tolikara. Tujuan skenario adalah konflik komunal antar-umat beragama di Papua.

Agenda lanjutannya adalah konflik horizontal antara penganut Kristen versus Muslim yang bersifat meluas. Ketika telah muncul kerusuhan sosial bermotif SARA, maka akan dimunculkan stigma bahwa telah terjadi intoleransi.

Agenda selanjutnya adalah kehadiran pasukan asing (baret biru / pasukan PBB) di Bumi Cendrawasih --- ini sering terjadi di berbagai negara.

Ujung-ujungnya adalah Referendum. Apakah kita siap melepas Papua dari Bumi Pertiwi, jika umat Muslim terbawa larut oleh hidden agenda ini? Agenda tersembunyi sering lolos dari pantauan. Pemilik agenda ingin menguasai sumberdaya alam secara total, jika Papua bisa lepas dari NKRI.

Pola semacam ini sukses di Timor Timur, yang akhirnya Timor Timur berhasil dipisahkan dari bingkai NKRI.

Pertanyaan sederhana, seandainya Papua cuma menghasilkan koteka dan akik paparaja, mungkinkah meletus "insiden Tolikara" ?

Insiden Tolikara adalah bahan permainan cantik intelijen. Konflik di Tolikara tidak berdiri secara tunggal sebagai fenomena sosial.

Anak-anak bangsa justru gaduh pada permainan-permainan di hilir persoalan bangsa yang besar ini.

Semoga kita semua tidak terprovokasi permainan kotor yang akan merusak kehidupan beragama di Indonesia, kita tetap Bhinneka Tunggal Ika.

Oleh: Yani Bertiana: chirpstory.com/li/276979

Label artikel Peduli Fakta judul Permainan Intelijen dalam Konflik Tolikara, Papua?...By : PEDULI FAKTA
Ditulis oleh: Peduli Fakta - Selasa, 21 Juli 2015

Belum ada komentar untuk "Permainan Intelijen dalam Konflik Tolikara, Papua?"

Posting Komentar