PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Dokter di Siberia mengobati pasien ketagihan seks, narkoba, dan miras dengan cambuk rotan (hudud)?

The Siberian Times, Januari 2013.

Tak seperti kebanyakan klinik rehabilitasi biasa, di klinik Dr. German Pilipenko dan Professor Marina Chukhrova, para penderita ketagihan seks dan ketagihan bekerja akan diberi konseling dan disebat dengan rotan sebanyak 60 kali sebagai terapinya.

Dokter di Siberia sembuhkan pasien ketagihan seks, narkoba, dan miras dengan cambuk rotan (hudud)? 

Terapi sebat rotan itu mungkin terlihat kejam, tetapi kedua pakar itu menegaskan, perwatan ini bukan hukuman untuk mempermalukan mereka. Berikut hasil wawancara The Siberian Times pada Januari 2013 mengenai teknik hudud (dalam hal ini sebat rotan, red.) dalam penyembuhan pasien pecandu seks, narkoba, dan miras.

Dr. German Pilipenko: “Kami menemukan analogi verbal untuk setiap rasa, dan menciptakan kata-kata pendukung dari dalam diri pasien untuk dirinya sendiri. Kami membantu menciptakan semacam dialog internal sehingga setiap stress dapat dipahami secara jelas bagaimana rasanya, siapa saja penyebabnya, bagaimana cara menanggulanginya, dan bagaimana mereka akan melewati situasi tersebut.”

Perlakuan ini, klaimnya, “merupakan sebuah metode kuno yang disebut ‘wortel dan tongkat’, yang bekerja dalam dua cara. Kami memberi tanda berupa 1 rasa sakit untuk 1 kesalahan (yang dilakukan pasien) di tubuh pasien, dan merangsang tindakan koreksi di kemudian hari dari pasien tersebut, sehingga pasien dapat melakukan sesuatu yang lebih baik di masa depan, memenuhi impian-impian mereka.”

“Rasa sakit yang ditimbulkan berperan sebagai peringatan sehingga individu pasien tidak akan membiarkan rasa tersinggung, terganggu, marah, malas, merasa diisolasi atau putus asa menghalangi jalannya menuju prestasi-prestasi selanjutnya.”

“Kami menolong dengan cara berbicara dengan mereka melalui pengalaman menyakitkannya, meyakinkan mereka bahwa tak akan ada lagi kebingungan atau rasa takut dari merasa sakit, melainkan mereka akan beroleh kejelasan dalam memahami bagaimana mereka harus mengatasi sakit ini dalam keadaan pikiran yang jernih dan mengamati reaksi diri sendiri terhadap kesalahan dan akibatnya.”

“Metode kami seperti kejadian sekali seumur-hidup yang akan diingat pasien selamanya. Ini menolongnya untuk melihat diri dan sumber daya pribadinya, yang akan membuatnya lebih sehat dan lebih bahagia.”

“Ini seperti cara kerja vaksinasi yang membuat sistem imunitas menjadi semakin kuat. Jadi kami membuat ‘pukulan anti-stress’ ke sistem syaraf pasien. Metode kami membantu pasien memperpendek reaksi emosional terhadap penyebab stress, dan membuat pasien menyadarinya, sekaligus dapat mengendalikannya.”

“Sejumlah besar penyakit psikosomatis dapat ditangani dengan metode cepat dan dinamis ini. Kami mendapati banyak pasien merasa terganggu dengan dirinya sendiri dan dengan dunianya, merasa tak berdaya, apatis, rentan, dan lelah. Kami bantu mereka mengubah cara mereka merespon stress, dan menolong mereka mengatasi segala situasi mengawatirkan lainnya di masa yang akan datang.”

Maasyaa Allah, ternyata teknik sebat yang merupakan syariat hudud dalam Islam begitu sarat akan hikmah dan manfaat pengobatan. Namun barangkali, akibat keterbatasan akal kebanyakan manusia belum semua orang dapat menalarnya. Maka sebagai Mukmin, kita harus yakin bahwa Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya tidak akan memutuskan suatu hal, kecuali kebaikannya jauh lebih besar, daripada keburukannya. 

Perintah Allah Al-Hakim atas hudud ini tentu bersumber dari pengetahuan-Nya Yang Maha Luas. Selain itu, sebagaimana ditegaskan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bahwa Allah Ta’ala sangat menyayangi makhluknya melebihi sayangnya ibu kepada anaknya (HR. Bukhari: 5999 dan Muslim: 2754). (adibahasan/arrahmah.com)

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/08/26/dokter-di-siberia-sembuhkan-pasien-ketagihan-seks-narkoba-dan-miras-dengan-hudud.html#sthash.yURooNUQ.dpuf
Label artikel Anti Komunisme | Anti Miras | Peduli Fakta judul Dokter di Siberia mengobati pasien ketagihan seks, narkoba, dan miras dengan cambuk rotan (hudud)?...By : PEDULI FAKTA
Ditulis oleh: Peduli Fakta - Kamis, 27 Agustus 2015

1 Komentar untuk "Dokter di Siberia mengobati pasien ketagihan seks, narkoba, dan miras dengan cambuk rotan (hudud)?"

Posting Komentar