PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Tampilkan postingan dengan label Ahmad Dhani Mengaku Cenderung Syiah dan memuji komunis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahmad Dhani Mengaku Cenderung Syiah dan memuji komunis. Tampilkan semua postingan
Kumpulan Fakta Syiah Bukan Islam

Kumpulan Fakta Syiah Bukan Islam

Sebelum membahas kekeliruan Syi'ah harus kita pahami dahulu bahwa Syi'ah Indonesia adalah Syi'ah Itsna Asyariah bukan Zaidiyah.

Syi'ah Itsna Asyariah adalah syi'ah yang percaya 12 Imam atau disebut Imamiyah. Syi'ah ini yang mayoritas ada didunia termasuk rezim yang berkuasa di iran.

Syi'ah Imamiyah inilah yang disebut Syi'ah Rafidhah, karena mereka mencaci bahkan mereka mengkafirkan para Sahabat Nabi, Syiah Zaidiyah bukan Rafidhah karena tidak mencaci Sahabat

Ciri khas utama syiah ada 2 yaitu kultus berlebuhan kepada ALI serta keturunannya dan peecehan terhadap para Sahabat Nabi.

Saya menyimpulkan 2 ciri khas utama itu adalah wordview nya Syiah , semua aspek dalam agama pasti berpangkal pada 2 hal tersebut.
silahkan yang ingin membuktikan pemikiran Syiah tentang Al-Qur'an dan Hadist, politik , Fiqh diasaskan oleh kultus ALI dan benci kepada para Sahabat.

Konsep Ketuhanan juga dipengaruhi Ideologi kultus Imamah , Konsep Keesaan Syiah berbeda dengan konsep keesaan dalam Islam.
Kitab Al-Kafi kitab hadist Syiah yang utama menjelaskan bahwa yang dimaksud musyrik adalah menyekutukan Imam Ali dengan Imam yang lain.

Lebih jelas lagi dalam kitab AL-Bihar Al-Munawar Kitab rujukan Syiah mengatakan " siapa saja yang tidak percaya ALI adalah Imam pertama adalah Kafir " .

Jadi yang dimaksud Syirik bagi Syiah bukan cuma menyekutukan ALLAH tapi juga meyekutukan ALI dalam kepemimpinan.
Jadi Syiah itu sejatinya golongan takfiriyah yang sebenarnya. Mengkafirkan kaum muslim karena tidak mengangkat Ali dalam Imam Pertama.

Orang yang bukan Syiah mereka sebut Nawashib, sebutan hina , Nawashib menurut Imam-Imam mereka hartanya Halal.

Syiah menyesatkan para Aimmatul Madzhib Imam Mazhab yang empat, Ahlusunnah. Mereka sebut Ahlul Bid'ah Kafir dan Sesat ( Kitab Al-Syiah Hum Ahlussunnah )

Istri Tercinta Rasulullah , Aisya . disesatkan Imam Thabrasi mengatakan Kemuliaan Aisyah gugur karena melawan ALI, dia ingkar kepada ALLAH.

Syiah mengkhafirkan sahabat, menurut mereka sahabat yang Islam cuma 3 yaitu : abu Dzar ,Salman , dan Miqdad.

Kenapa Syiah menghalalkan Mut'ah ? lagi-lagi yang meriwayatkan haramnya Mut'ah itu Umar bin Khattab karena kebenciannya itu hadistnya ditolak.

kenapa Syiah menolah Mushab Utsmani sebagai Al-Qur'an ? karena yang menyusun itu Utsman yang mereka benci.

Syaik Syaduq ulama Syiah mengatakan darah Nawasib ( Muslim Sunni ) itu Hallal.

Dalam kitab Thaharah, Khomaini menyebut Sahabat itu lebih jijik daripada anjing dan babi.

Imam Khomaini pernah berfatwa bahwa Nawasib itu kependudukannya sama dengan musuh yang wajib diperangi ( Ahlul Harb ).

Karena itu cara tepat mengenal Syiah itu dengan menelaah kitab-kitab induk mereka , karena itu ajaran mereka sesungguhnya.

Jangan terkecoh dengan buku-buku Syiah sekarang karena penuh propoganda, intrik dan pengelabuan.

Syiah punya rukun agama yang bernama Taqiyah " La diina Liman Taqiyah " artinnya tidak beragama yang tidak Taqiyyah disebut dalam Al-Kafi.

Karena Taqiyyah itu Imam Syafii berpesan bahwa golongan yang banyak berbohong itu adalah Syiah.

Maka jangan heran jika mereka mengaburkan Fakta-fakta Syiah Sampang , Karena itu bagian dari Aqidah Teologi kebohongan itulah Taqiyyah.

Waspadalah Syiah punya sayap militan, mereka pernah mau kirim relawan kesuriah bantu rezim asad .

Seorang pengurus PBNU pernah menulis Syiah Indonesia sedang siapkan konsep Imamah diindonesia, dalam arti mereka sedang siapkan revolusi.

Syiah membahayakan NKRI, ada fatwa Khomaini yang mewajibkan syiah untuk revolusi dinegara masing-masing.

Gerakan Syiah didukung kelompok liberal. Pokoknya segala aliran yang merusak dan sesat yang diletakkan dalam Islam didukung Syiah . sekarang mereka bersatu.

Visi Syiah-liberal hampir sama dalam hal pelecehan Sahabat Nabi dan meragukan Al-Qur'an.

liberal punya ideologi relativitas ternyata Syiah dalam kampanyenya menggunakan ideologi tersebut untuk kelabui Kaum Sunni.

Contok Relativisme adalah kampanye sunnah-Syiah sama saja, sama Tuhan dan Nabi. ini mencontek kaum Liberal.

Filsafatnya orang syiah ternyata juga berujung fluralisme dan pantaeisme , Filsafatnya mengadopsi paripatetik.

Demikianlah fakta-fakta syiah jika muslim anti liberal maka seharusnya juga anti Syiah mereka sama-sama ideologi perusak Islam

Semoga kita dilindungi dari makar Syiah dan liberal. Amin

APAKAH "WAHABI" SAMA DENGAN SYIAH

APAKAH "WAHABI" SAMA DENGAN SYIAH

Bismillahirrahmaanirrahiim.

* Di antara kebodohan orang zaman sekarang; meskipun gelarnya ustadz, kyai, habib, syaikh; adalah menyamakan hal-hal yang sejatinya tidak sama.

* Contoh, sapu dan spatula itu berbeda. Meski skilas bentuknya mirip. Maka sapu tidak boleh digabungkan dengan spatula, centong, sendok, garpu.

* Sebagian orang menyerang WAHABI dengan menyamakan ia dengan SYIAH IMAMIYAH (Rafidhah). "Awas bahaya Syiah, JIL, dan Wahabi," kata dia. Sementara dia TIDAK MEWANTI-WANTI kebodohannya sendiri.

* Kalau orang mengerti Islam, berwawasan, tahu sejarah, dan sportif; pasti bisa bedakan antara Wahabi dan Syiah. Kalau tak mampu bedakan, berarti dia TAK MENGERTI realitas Umat Islam. Orang begitu, dalam poin ini, layak disebut JAHIL.

* Secara umum, Wahabi mengikuti MADZHAB FIKIH HANBALI. Secara dakwah, ia tak berbeda dengan gerakan-gerakan dakwah Islam di Mesir, Jazirah, India, Pakistan, bahkan di Nusantara. Hanya saja tidak membentuk ormas atau partai politik.

* Selanjutnya, mari kita jelaskan beda antara Wahabi dan Syiah. Ini sekaligus membantah omongan orang-orang sembrono itu.

[1]. Syiah punya Rukun Islam dan Rukun Iman sendiri (baca buku MUI tentang kesesatan Syiah). Sedang Wahabi konsep Rukun Islam dan Rukun Imannya sama dengan Muslim sedunia.

[2]. Syiah punya kota suci Najaf, Karbala, Qum. Sedang kota suci Wahabi adalah Makkah dan Madinah. Sama spt Muslim sedunia.

[3]. Syiah berkiblat ke makam-makam para imam Ahlul Bait. Sedang Wahabi berkiblat ke Ka'bah. Fakta, Ka'bah itu sndiri ada di negeri Wahabi.

[4]. Syiah meyakini Al Qur'an telah dipalsukan para Shahabat Nabi RA. Sedang Wahabi Al Qur'an-nya sama dengan Muslim sedunia. Fakta, bacaan Al Qur'an imam-imam Saudi sama dengan bacaan kita.

[5]. Syiah mengkafirkan Ahlus Sunnah. Sedang Wahabi tidak mengkafirkan Muslim. Mereka hati-hati dalam vonis takfir. Fakta, Umat Islam sedunia boleh Haji/Umrah secara bebas, tanpa dilarang.

[6]. Syiah mencaci maki Sahabat Nabi RA. Sedang Wahabi melarang caci maki Shahabat, hatta pada Muawiyah RA dan Amru bin Al Ash RA. Fakta, nama-nama masjid bantuan Saudi sering diberi nama Shahabat Nabi RA.

[7]. Syiah menyerang negeri-negeri Sunni. Sedang Wahabi berjihad membela negeri-negeri Sunni. Fakta, para Mujahidin Wahabi tersebar di kancah-kancah perang di mana-mana dalam rangka membela Ummat.

[8]. Syiah menghina, mendistorsi, memalsu hadits Nabi. Sedang ulama-ulama dan pendukung Wahabi giat menjaga dan membela hadits Nabi.

[9]. Syiah bukan bagian dari EMPAT MADZHAB SUNNI. Tapi ikut madzhab Syiah (JA'FARI). Sedang Wahabi kebanyakan mengikuti madzhab Imam Ahmad bin Hanbal (madzhab Hanbali).

[10]. Syiah divonis sesat dalam banyak masalah USHUL (pokok ajaran Islam). Sedang Wahabi dikritik rata-rata hanya pada tataran AKHLAK dan CARA BERDAKWAH saja. Itu bisa diperbaiki dengan nasehat, pembinaan, atau teguran. Beda skali dg kesesatan Syiah.

[11]. Syiah menganggap gerakan-gerakan dakwah seperti Ikhwan, Tabligh, Salafi, Muhammadiyah, Persis, Al Irsyad, dll sebagai MUSUH karena mereka SUNNI. Sedang Wahabi posisikan semua itu sebagai SAUDARA seiman; hanya berbeda-beda cara dakwahnya. Fakta, dewan ulama Saudi menerima smua itu sebagai bagian Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

[12]. Syiah mengajak smua orang tunduk pada komando imam syiah di Iran. Sering disebut WILAYATUL FAQIH. Sedang Wahabi mengajak smua orang HANYA TUNDUK kepada Allah dan Rasul-Nya.

[13]. Tatkala ada revolusi, Syiah menghancurkan rumah-rumah kaum Muslimin, toko-toko, pasar, rumah sakit, sekolah, dll. Kalau ada revolusi, paling Wahabi hanya akan meratakan kubur-kubur keramat.

[14]. Syiah mengajak manusia mengibadahi imam-imam. Sedang Wahabi mengajak kepada TAUHIDULLAH.

[15]. Dosa-dosa Syiah ada dalam tataran KEKAFIRAN. Sedang kesalahan-kesalahan Wahabi (jika ada demikian) rata-rata dalam perbedaan persepsi atau pendapat fikih saja. Mereka tidak masuk dosa-dosa kekafiran.

* PERHATIAN: Dosa-dosa kalangan Syiah, JIL, Ahmadiyah adalah dosa-dosa KEKAFIRAN. Sedang Wahabi tidak melakukan hal-hal seperti itu. Menyamakan Wahabi dengan Syiah, JIL, Ahmadiyah; sama dengan MENGKAFIRKAN Wahabi. Para pelakunya layak disebut TAKFIRI (tukang mengkafirkan). Mereka itu TAKFIRI tapi tidak sadar dirinya TAKFIRI.

* Demikian beberapa hal yang bisa disampaikan. Kalau seorang penuduh Wahabi tidak mengerti masalah-masalah ini; berarti dia JAHIL. Tak layak bicara di depan Umat.

* INTINYA, hanya orang "parah BGT" yang tidak mampu bedakan Wahabi dan Syiah. Di mata dia, sapu sama dengan spatula. Atau batu bulat sama dengan apel.

Semoga bermanfaat. Amin amin Allahumma amin.

Bisakah Islam Berdamai Dengan Syiah?

Bisakah Islam Berdamai Dengan Syiah?

> Kita bicara obyektif ya. Tanpa emosi. Murni sebatas ilmu.

> Berdamai dengan orang kafir betulan, Ahlul Kitab dan musyrikin, itu BISA. Tapi dengan Syiah, tidak mungkin berdamai.

> Nabi SAW pernah berdamai dengan Yahudi, kabilah-kabilah Arab, juga musyrikin Makkah. Ingat momen Piagam Madinah dan Hudaibiyah.

> Berdamai dengan orang kafir betulan sangat mungkin. Karena MASING-MASING PUNYA KEYAKINAN SENDIRI. Islam begini; Kristen begitu; Yahudi beda lagi; Hindu lain; Budha beda, dan strusnya.

> Tapi agama Syiah kan beda. Mereka mengambil BAHAN DASAR dari Islam, lalu mereka bentuk apa saja YANG MENENTANG prinsip-prinsip Islam. Itulah hakikat Syiah.

> COBA perhatikan akidah Syiah: Menghujat Al Qur'an, menghina isteri-isteri Nabi, menghina Abu Bakar, Umar, Utsman dan para Shahabat Nabi, mempertuhankan imam-imam, menafikan hadits Nabi, menghalalkan zina, mengkafirkan Muslim, dan lain-lain.

> Ketidakmungkinan damai dengan Syiah, justru karena AKIDAH yang mereka peluk. Akidah mereka adalah ANTITESA akidah Ahlus Sunnah (ISLAM). Bukan karena soal-soal politik, pemikiran, atau wawasan budaya.

> Kalau hanya faktor politik, dg org kafir tulen pun kita bisa berdamai.

SEMOGA BERMANFAAT. Amin.

Waspadalah! Lirik Lagu “Indung-Indung” Mengandung Celaan Kepada Aisyah r.a

Waspadalah! Lirik Lagu “Indung-Indung” Mengandung Celaan Kepada Aisyah r.a

- Tahukah anda? Bahwa ternyata lagu qasidahan berjudul “Indung-Indung” menaruh beberapa bait kesesatan?!

Ya! Lagu asal Kalimantan Barat ini mengandung unsur celaan kepada Ummahatul Muslimin Aisyah r.a. Coba simak lirik lagu Indung-Indung berikut ini:

Indung Indung Kepala Lindung
Hujan Di Udik Di Sini Mendung
Anak Siapa Pakai Kerudung
Mata Melirik Kaki Kesandung

Aduh … aduh siti Aisyah
Mandi di kali rambutnya basah
Tidak sembayang, tidak puasa
Di dalam kubur mendapat siksa

Lihatlah lirik bercetak tebal diatas! Lirik tersebut ditunjukan kepada Siti Aisyah alias istri Rasulullah saw.
Kalimat-kalimat dalam lirik tersebut menceritakan bahwa Aisyah mandi di kali (sungai) hingga rambutnya basah. Lebih lanjut, dalam lirik itu pula Aisya dituduh tidak melaksanakan sembahyang (shalat) dan tidak berpuasa, dan Aisyah r.a mendapat siksa di alam kubur. Wal iyadzubillah.

Lirik Lagu Indung-Indung Mengandung Ajaran Sesat Syiah

Berbicara mengenai celaan kepada sahabat dan beberapa ahlul bait Nabi, tentu naluri kita akan mengarah pada ajaran sesat Syiah. Dimana mereka dengan lantang mencela, mengutuk, bahkan mengkafirkan beberapa sahabat Rasulullah serta dua isteri berliau, Aisyah r.a dan Hafshah Ummahatul Muslimin.

Al kulaini, seorang senior ulama Syiah berkata, “para sahabat Nabi yang mulia telah kafir dan murtad terutama Abu Bakar, Umar, Utsman, Klalid bin Walid, Mu’awiyah bin Abu Sufyan, al-Mughirah bin Syu’bah ra, kecuali tiga orang saja.”(Raudhat min al-Kafi, oleh al-Kulaini (8/245)

Yusuf al-Bahrani senior mereka juga berkata, “Aisyah r.a telah murtad setelah wafatnya Nabi saw, sebagaimana murtadnya para sahabat dengan jumlah yang luar biasa besar.” (asy-Syihab ats-Tsaqib fi Bayani Makna an-Nashib, oleh Yusuf al-Bahrani hal. 236).

Apakah ini adalah makar dari kelompok sesat Syiah untuk menipu kaum muslimin? Ataukah Ilin Sumantri selaku pembuat lagu ini teracuni paham sesat Syiah?

Kaum muslimin harus lebih mawas diri terhadap doktrin sesat aliran Syiah ini. Bisa jadi hal yang sudah menjadi kebiasaan dan adat disekitar kita justru terkontaminasi paham Syiah, sehingga tanpa disadari pula kita telah mencela dan menghina Islam.