PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Kejanggalan BOM BUKU

Ada aroma rekayasa dalam kasus bom bukudan Bom Serpong. Bahkan aroma itu terasa menyengat. Setidaknya itulahkesimpulan yang bisa didapatkan dari sejumlah fakta tersangka pelaku kasus bombuku dan bom Serpong. Tertangkapnya IF, seorang kameraman Global TV danidentitas sesungguhnya dari Mr P, setidaknya akan membuka mata seluruh rakyatIndonesia. Bahwa sesungguhnya isu terorisme adalah rekayasa. 

Pertama, tertangkapnyakameraman Global TV berinisial IF dalam kasus bom di Serpong.Keterlibatan IF dalam kelompok teroris baru hingga saat ini masih menjadi tandatanya besar. Hal ini dikemukakan Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum(ICAF) Mustofa B Nahrawardaya. Mustafa mencium adanya aroma konspirasi di balikrencana peledakan pipa gas di Serpong.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, istri IF adalah stafhumas di Badan Narkotika Nasional (BNN) yang dikepalai oleh Komjen Gories Mere.


“Jadi tidak logis, istrinya kerja untuk Polisi kok suaminyakerja untuk teroris,” ujar Mustofa, seperti dirilis INILAH.COM, Sabtu(23/4/2011).

Istri IF tersebut lanjut Mustofa sempat bekerja di sebuahProduction House (PH) infotainmen di wilayah Jakarta Barat. “Sebelum kerjadi BNN, istrinya IF ini kerjadi PH selama tiga tahun,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Polri menetapkan satu tersangka baru yaitukamerawan Global TV berinisial IF dalam kasus terorisme. IF ditangkap, Kamis(21/4/2011) malam di rumahnya. IF sendiri menurut Direktur News Global TV AryaMahendra Sinulingga sempat bekerja di infortainmen sebelum bekerja di GlobalTV.

“Dia ini 4 tahun di infotainmen dan 1 tahun jadi kameramandalam di studio Global TV,” ujar Arya di Jakarta, Sabtu (23/4/2011).

Kedua, sutradarabom buku dan Serpong, Mr P, ternyata juga bukan aktivis Islam. Menurut seorangkawannya, kegemaran P adalah main gaple di malam hari. Perilakunya pun samasebagaimana orang pada umumnya.

“Waktu di kampus dia bukan aktivis Islam, bukan aktivispergerakan, dia anak gaul biasa,” ujar Dede teman satu kampus P diUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, kepada INILAH.COM,Sabtu (23/4/2011).

Bahkan, menurutnya, saat di tempat kos, P hampir setiap malamsenang bermain gaple bersama teman-teman lainnya. “Saya kebetulan satu kossama dia, kalau malam suka main gaple bareng. Nggak ada potongan teroris diaitu,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme(BNPT) Ansyad Mbai kepada Radio Elshinta mengatakan Mr P adalah kepanjangandari Peppi. Menurut Ansyad, Peppi adalah sutradara film dokumenter tentangtsunami Aceh berjudul ‘Dalam Dekapanku’.

Rekayasa tetaplah rekayasa. Ditutupi serapat mungkin, jika itubatil, maka akan terkuak juga. Rakyat sudah muak dengan sandiwaraterorisme. 

Red: Shodiq Ramadhan

Sumber: INILAH.COM

Label artikel Kejanggalan BOM BUKU | Terorisme judul Kejanggalan BOM BUKU...By : PEDULI FAKTA
Ditulis oleh: Peduli Fakta - Jumat, 27 Desember 2013

Belum ada komentar untuk "Kejanggalan BOM BUKU"

Posting Komentar