PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Si Panjul Dan Pekan Kondom Nasional 2013


Kyai Adung heran. Kebijakan Polwan menggunakan jilbab ditunda. Sekarang ada kebijakan lebih aneh, “Kondom Gratis”.

Si Panjul, anak mahasiswa semester empat, yang sok-sokan liberal, mendebat Kyai Adung soal itu. Katanya, soal jilbab jangan dibesar-besarkan.

“Yang pentingkan itu polwan hatinya sudah berjilbab, Kyai. Kalo hatinya sudah berjilbab, akan baik pula polwan itu. Jadi engga mesti pake jilbab formal. Yang penting yakin. Kalo yakin dengan tanpa jilbab kita bisa baik, ya sudah.” begitu katanya.

Nah, soal kondom gratis, dia setuju. Katanya, urusan zina sudah ada sejak zaman nabi. Maka kondom adalah solusinya.

“Sampeyan jangan asal ngomong.”
“Loh, kan masalah zina emang sejak zaman nabi sudah ada. Iya kan?”
“Betul. Ingat, para nabi sangat keras melarang berzina. Pake kondom atau engga, haram, Panjul!”
“Kyai, coba sedikit keluar dari persoalan halal-haram. Ini persoalan HIV. Penularannya sudah engga karu-karuan. Kondom solusinya.”
“Solusinya cuman satu. Taat pada larangan agama. Jauhi zina. Kaga pake biaya. Murah.”
“Ini bukan persoalan agama, Kyai. Ini persoalan sosial.”

Twew!

“Njul, inget masa depan. Jauhi zina.”
“Kan pake kondom, Kyai.”
“Astaghfirullaah. Jadi sampeyan pake?”
“Ya, dikasih. Dipikir-pikir memang aman. Ya sudah nikmati saja.”
“Percuma pake kondom, Panjul. Tetap haram hukumnya.”
“Tapi kan lebih aman, Kyai.”
“Emang sampeyan yakin kalo pake kondom lebih aman?”
“Yakin.”
“Kalo bocor?”
“Wah, kalo bocor itu diluar kendali, Kyai.”
“Mestinya sampeyan harus yakin.”
“Yakin apa?”
“Yang penting kan hati sampeyan sudah berkondom!”

Gubrak!
Si Panjul keselek karet .... gelang!

Ciputat, 2 Desember 2013.
(Abdul Mutaqin)
Label artikel ANTI LIBERALISME | Kyai Kocak Vs Liberal judul Si Panjul Dan Pekan Kondom Nasional 2013...By : PEDULI FAKTA
Ditulis oleh: Peduli Fakta - Sabtu, 08 Februari 2014

Belum ada komentar untuk "Si Panjul Dan Pekan Kondom Nasional 2013"

Posting Komentar