PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Antara Shalawat dan Tawasul Kepada Nabi


Tawashul itu meminta kepada Allah melalui perantara sesuatu. Entah makhluq atau amal shalih.

Misalnya meminta kepada Rasul agar Allah menurunkan hujan. Seperti yang pernah terjadi dizaman Rasul masih hidup. Kalo kepada selain makhluq,tawashul dengan ama shalih kita. Seperti kisah 3 orang yang terkurung dalam sebuah gua. Mereka meminta kepada Allah agar membuka pintu gua yang tertutup batu dengan menyebutkan amal shalih mereka.
Misalkan si A qiyamullailnya tidak pernah absen. Kemudian si A terkena musibah. Lalu si A berdo'a kepada Allah agar musibah itu cepat berlalu dengan menyebutkan qiyamullailnya yang tidak pernah absen. Bahasa kasarnya 'pamer' sama Allah.

Kalo shalawat jelas bukan tawashul. Maknanya saja: Ya Allah,limpahkanlah shalawat,keselamatan dan keberkahan kepadanya (Muhammad).
Di mana kalimat di atas yang merupakan kalimat permintaan kepada Allah dengan perantara Rasul?

"Wahai Rasul,mintakanlah pada Allah agar kami diberi kafahaman ilmu."
Nah ini tawashul.
Tawashul kepada orang yang sudah meninggal jelas haram. Sekalipun orang yang sudah meninggal tersebut adalah Muhammad SAW.
Label artikel Shalawat | Tawasul judul Antara Shalawat dan Tawasul Kepada Nabi ...By : PEDULI FAKTA
Ditulis oleh: Peduli Fakta - Minggu, 26 Januari 2014

Belum ada komentar untuk "Antara Shalawat dan Tawasul Kepada Nabi "

Posting Komentar